Progres Capai 31 Persen, Tol Betung-Jambi Seksi 1B Serap Tenaga Kerja dan UMKM Lokal
Kharisma Tri Saputra July 25, 2026 08:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Bukan hanya sekadar memangkas waktu tempuh menjadi 30 menit, proyek pembangunan tol Betung-Jambi seksi 1B rupanya membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar. 

Menjelang target rampung 2027, proyek yang digarap PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) ini sukses hidupkan urat nadi ekonomi lokal menyerap tenaga kerja setempat dan memberdayakan pelaku UMKM

Dengan total ruas tol sepanjang 31,58 kilometer ditarget rampung sepenuhnya tahun 2027 mendatang dan hingga akhir Juni 2026, progres fisik menembus 31 persen. Nantinya jalan tol menghubungkan Kecamatan Babat Supat dengan Kecamatan Tungkal Jaya.

Selama ini, masyarakat yang melintasi jalan lintas dari Betung menuju Jambi harus menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam kondisi lancar Namun, tak jarang waktu tersebut membengkak hingga tiga sampai empat jam akibat kepadatan lalu lintas dan antrean kendaraan.

Direktur Operasi III HKI, Defi Adrian, menegaskan jalan bebas hambatan miliki peran yang sangat strategis.

"HKI berkomitmen menyelesaikan pembangunan tol Betung-Jambi Seksi 1B tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja serta prinsip konstruksi berkelanjutan," ujar Defi melalui siaran persnya yang diperoleh pada Sabtu (25/7/2026) siang.

Menurutnya, keberadaan tol tidak hanya sekadar memangkas waktu, tetapi akan melancarkan urat nadi distribusi logistik dan aktivitas ekonomi antardaerah.

Bukan proyek sembarangan, HKI mengerahkan sejumlah teknologi konstruksi mutakhir memastikan kualitas dan kelancaran pembangunan ruas tol tersebut.

"Beberapa teknologi canggih yang dipakai di antaranya adalah Building Information Modeling (BIM), fotogrametri hingga load scanner," ungkapnya.

Pemanfaatan teknologi ini diklaim membantu proses pengambilan keputusan berbasis data, mulai dari tahap perencanaan, pemantauan volume material dan dokumentasi lapangan, sehingga pekerjaan menjadi lebih akurat dan efisien.

Lebih dari sekadar infrastruktur megah, proyek Tol Betung-Jambi Seksi 1B rupanya turut membawa berkah bagi masyarakat sekitar.

"Kami secara aktif memberikan ruang bagi warga lokal terlibat langsung dalam kegiatan proyek. Penyerapan tenaga kerja dilakukan dari lingkungan sekitar sesuai kompetensi dibutuhkan," imbuhnya.

Tak berhenti di situ, roda ekonomi desa-desa sekitar juga ikut berputar kencang. Pelaku usaha mikro, cecil dan menengah (UMKM) setempat diberdayakan memasok berbagai kebutuhan harian proyek, mulai dari makanan, minuman hingga material pendukung.

Sejumlah jasa lokal turut dilibatkan, salah satunya dalam pekerjaan penanaman rumput (solid sodding).

"Demi kelancaran proyek, HKI terus menjalin koordinasi intens dengan tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan aparat setempat guna menjaga keamanan dan ketertiban,"

"Jika berjalan sesuai rencana dan beroperasi pada 2027, tol Betung-Jambi Seksi 1B dipastikan menjadi magnet baru pertumbuhan ekonomi di kawasan Sumatra Selatan dan Jambi," tandasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.