KRONOLOGI Kebakaran Dahsyat Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi: Diduga Korsleting dari Bangunan MCK
Ravianto July 25, 2026 08:48 PM

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kebakaran hebat meluluhlantakkan puluhan rumah warga di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026) siang.

Diduga akibat korsleting listrik dari bangunan MCK umum, si jago merah merembet sangat cepat dan meratakan sekitar 70 rumah beratap ijuk hanya dalam hitungan menit.

Awal Mula Api Muncul dari Bangunan MCK

Berdasarkan keterangan BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa tragis ini diperkirakan bermula sekitar pukul 14.00 WIB.

Titik awal percikan api pertama kali terlihat di bagian MCK (Mandi, Cuci, Kakus) atau fasilitas WC umum kawasan Kasepuhan.

Anak-anak yang berada di sekitar lokasi menjadi saksi pertama yang melihat munculnya si jago merah hingga berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

"Terus api berawal dari MCK yang disaksikan oleh anak-anak yang dia berteriak, 'Api! Api! Api!'. Itu kemungkinan besar dari korsleting listrik," ujar Staf Rehab Rekon BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Susunan Pemain Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Ada Nama Mengejutkan jadi Starter

Terpaan Angin dan Atap Ijuk Buat Api Hanguskan Pemukiman dalam 15 Menit

Karakteristik bangunan rumah adat di Kasepuhan Ciptamulya yang mayoritas beratap ijuk kering membuat kobaran api dengan cepat membesar.

Ditambah terpaan angin kencang di lokasi, si jago merah langsung menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya lewat gang-gang sempit pemukiman.

TERBAKAR HABIS - Penampakan puluhan rumah rata dengan tanah usai ludes terbakar di Kasepuhan Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026).
TERBAKAR HABIS - Penampakan puluhan rumah rata dengan tanah usai ludes terbakar di Kasepuhan Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026). (Tribun Jabar/M RIZAL JALALUDIN)

Salah seorang warga terdampak, Alma, menceritakan betapa cepatnya musibah tersebut merenggut tempat tinggalnya.

Saat kejadian, ia sedang bekerja di bengkel dan langsung berlari pulang begitu mendengar kabar ada percikan api dari MCK.

Namun, sesampainya di lokasi, rumahnya sudah habis dilalap api.

"15 menitan sudah habis semua. Udah habis ini (rumah), alhamdulillah keluarga saya selamat, keluarga (lari) ke bawah, akses ini (gang), langsung ke bawah turun," tutur Alma.

70 KK Terdampak, Pengungsian Disiapkan

Berdasarkan data sementara dari pihak desa dan BPBD, sebanyak 70 unit rumah hangus terbakar tanpa sempat menyelamatkan sebagian besar barang berharga.

Musibah ini berdampak langsung pada 70 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 420 jiwa.

Meski kerugian material sangat besar, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini karena kesigapan warga yang saling menyelamatkan diri ke tempat aman.

Saat ini, para korban selamat mengungsi di rumah-rumah kerabat sembari menunggu pendirian tenda darurat dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.