TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Polsek Ilir Timur (IT) II Polrestabes Palembang bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram yang memperlihatkan dua remaja berduel menggunakan benda yang diduga senjata tajam di kawasan Simpang IBA, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Kapolsek IT II Polrestabes Palembang AKP Firmansyah, S.H., M.H., mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima informasi terkait unggahan video yang memperlihatkan dua remaja saling berhadapan menggunakan benda menyerupai senjata tajam.
"Setelah menerima informasi sekitar pukul 13.50 WIB, personel piket yang dipimpin Pawas Kuto Ipda Teta Ardiansyah, S.H., bersama Ka SPK Benny Viordhona, personel patroli, piket fungsi, dan tim opsnal langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan," kata Firmansyah, Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan seorang saksi bernama Erwin (50), peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan benda yang digunakan kedua remaja tersebut bukan senjata tajam, melainkan potongan pipa.
Selain itu, polisi menduga aksi tersebut sengaja dilakukan untuk membuat konten media sosial.
"Dari hasil penyelidikan sementara, alat yang digunakan bukan senjata tajam, melainkan potongan pipa. Personel juga menganalisis bahwa aksi tersebut diduga hanya untuk pembuatan konten," jelasnya.
Meski demikian, Polsek IT II masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi para remaja yang terlibat serta mengantisipasi agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka dan mengingatkan untuk tidak membuat konten yang dapat memicu keresahan ataupun disalahartikan sebagai tindak kriminal.
"Kami mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun menimbulkan kepanikan di masyarakat," ujar AKP Firmansyah.
Sebelumnya, video berdurasi sekitar 17 detik memperlihatkan dua remaja laki-laki mengenakan jaket saling berhadapan sambil mengayunkan benda yang sekilas menyerupai pedang di Jalan Perwari, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Aksi tersebut disaksikan sejumlah remaja lain yang diduga berasal dari kelompok masing-masing sehingga memicu kekhawatiran masyarakat setelah videonya beredar luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi tersebut disebut kerap menjadi tempat berkumpul sejumlah remaja sebelum terjadi bentrokan antarkelompok.
Seorang warga sekitar bernama Soni mengatakan perkelahian antarkelompok remaja bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut.
Menurutnya, kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi dan membuat warga serta pedagang merasa tidak aman.
"Kejadian seperti ini sudah sering. Biasanya mereka datang bergerombol, berkumpul dengan kelompok masing-masing, setelah itu baru saling menyerang. Kebanyakan yang terlibat masih anak-anak sekolah," ujar Soni, Sabtu (25/7/2026).
Ia berharap kepolisian meningkatkan patroli di kawasan Jalan Perwari untuk mencegah kejadian serupa terulang.
"Kami warga resah. Pedagang juga takut kalau tiba-tiba terjadi keributan dan salah sasaran. Kami berharap polisi rutin melakukan patroli agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," katanya.