TRIBUNNEWS.COM - Dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 4 SD/MI Kurikulum Merdeka, peserta didik diajak mengenali aturan di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat.
Dengan memahami di mana suatu aturan diterapkan, siswa diharapkan mampu membangun kebiasaan positif.
Seperti, menjaga ketertiban, menghargai orang lain, bertanggung jawab terhadap tugas, serta mematuhi tata tertib yang berlaku di setiap lingkungan.
Salah satu kegiatan yang terdapat dalam materi ini adalah "Ayo, Menemukan", yang mengajak siswa mengidentifikasi tempat penerapan berbagai aturan melalui pemberian tanda centang pada kolom yang sesuai.
Kegiatan ini tidak hanya melatih ketelitian dalam mengamati, tetapi juga membantu peserta didik memahami bahwa satu perilaku baik dapat diterapkan di lebih dari satu lingkungan.
Dengan demikian, siswa semakin menyadari bahwa nilai-nilai disiplin harus menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, baik di rumah, di sekolah, maupun saat berinteraksi di tengah masyarakat.
Soal tersebut terdapat pada Bab 2 "Aku Anak yang Disiplin", tepatnya pada bagian "Ayo, Menemukan" di halaman 43.
Materi ini dimuat dalam Buku Pendidikan Pancasila Kelas 4 SD/MI Kurikulum Merdeka karya Dede Kurniawan, Dwi Nanta Priharto, dan Yusnawan Lubis yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Meski demikian, jawaban yang tersedia sebaiknya digunakan sebagai bahan evaluasi setelah siswa mencoba mengerjakan soal secara mandiri.
Dengan cara tersebut, pemahaman terhadap materi, kemampuan berpikir, serta pembentukan karakter disiplin dapat berkembang secara lebih optimal sesuai tujuan pembelajaran Kurikulum Merdeka.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 4 Halaman 27 Kurikulum Merdeka: Tentukan Benar atau Salah
Berilah tanda centang (√) pada kolom tempat di bawah ini yang sesuai dengan kegiatan penerapan aturannya (tanda centang boleh lebih dari satu tempat)!
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 4 Halaman 37 38 Kurikulum Merdeka: Ayo, Menjodohkan
Disclaimer:
(Tribunnews.com/Farra)