Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan mengerikan terjadi di perlintasan kereta api tanpa penjaga di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (25/7/2026) petang. Sebuah Toyota Agya tertabrak KA Kuala Stabas S5 hingga terpental sekitar 30 meter dan menghantam pagar rumah warga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.58 WIB di perlintasan kereta Km 21+3/4 lintas Gedung Ratu-Rejosari, tepatnya di Jalan Serbajadi 2, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Agya itu ringsek parah. Bagian depan mobil hancur, kap mesin penyok, dan kaca depan pecah akibat benturan.
"Guys, mobil nabrak kereta, guys," ujar perekam video.
Rekaman itu juga memperlihatkan puluhan warga memadati lokasi. Sebuah mobil berwarna putih yang terparkir di halaman rumah turut rusak akibat tertabrak Agya yang terpental.
Kapolsek Natar AKP Setyo Budi mengatakan kecelakaan melibatkan KA Kuala Stabas S5 dengan Toyota Agya bernomor polisi BE 1353 ANX yang dikemudikan TG.
Menurut Setyo, kecelakaan bermula saat pengemudi melintasi perlintasan tanpa penjaga. Karena melihat kereta masih cukup jauh, pengemudi memilih menyeberang.
Namun, saat mobil berada di atas rel, mesin tiba-tiba mati. Pengemudi bersama seorang penumpang berinisial KA berusaha mendorong mobil keluar dari rel, tetapi gagal sebelum kereta datang dan menghantam kendaraan tersebut.
"Akibat kejadian tersebut kendaraan terpental kurang lebih 30 meter dan menabrak pagar rumah warga," kata Setyo, Sabtu (25/7).
Benturan keras itu merobohkan pagar rumah. Toyota Hilux bernomor polisi B 9427 SBG dan Mitsubishi Pajero bernomor polisi BE 1484 PD yang terparkir di halaman rumah juga ikut rusak setelah tertabrak Agya yang terpental.
Pengemudi Agya terluka dan dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapat perawatan. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Polisi Khusus (Polsus) Kereta Api untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.