TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran rumah kembali menghebohkan warga Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Kali ini terjadi di Desa Otam, Kecamatna Passi Barat pada Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 02.31 WITA.
Total dua unit rumah ludes dilalap si jago merah.
Berikut fakta-fakta terkait peristiwa tersebut:
Lulung Ginoga tengah tertidur pulas saat api melalap bangunan tempat ia tinggal.
Ia tak sendiri, di dalam rumah tersebut ada anak dan kedua orang tuanya yang juga sedang tidur.
Tepat pukul 02.30, ia merasakan hawa panas menyengat kulitnya yang membuatnya langsung terbangun.
Ia lantas bergegas keluar kamar untuk mengecek apa sebenarnya yang berlaku pada dini hari itu.
Alangkah kagetnya ia melihat gumpalan asap hitam pekat menggumpal dari arah dapur rumahnya.
Melihat itu rasa kantuknya pun langsung sirna.
Meski diliputi rasa takut dan panik ia tetap berupaya tenang dan bergegas menuju tempat tidur dan segera menggedong anaknya.
Ia kemudian membangunkan ibunya yang bernama Tahala Mokodompit.
Selanjutnya, mereka semua berlari keluar rumah sembari berteriak minta tolong.
Tak berselang lama, warga sekitar kemudian datang ke lokasi kejadia.
Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sayangnya upaya itu sia-sia. Kobaran api sudah sangat besar hingga menyebrang ke rumah tetangga.
Praktis total dua unit rumah ludes terbakar pada dini hari itu.
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi kepada awak media menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Meski begitu, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian tak sedikit. Bernilai ratusan juta.
"Untuk penyebab kebakarannya masih kami selidiki, tapi kerugiannya mencapai Rp 200 juta," katanya.
Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan karena arus pendek listrik dibagian dapur rumah korban.
"Kita masih akan selidiki lebih lanjut lagi," terang dia.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini