Bicara Pengalaman 11 Tahun Beristri Sarwendah, Ruben Onsu Beber Alasan Tak Umbar Aib Rumah Tangga
Achmad Maudhody July 26, 2026 10:51 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bicara pengalaman 11 tahun beristri Sarwendah, Ruben Onsu beber alasan tak umbar aib rumah tangga.

Kisruh antara Presenter Ruben Onsu dan Sarwendah sang mantan istri kini jadi sorotan publik.

Dimulai dari persoalan pembagian waktu bertemu anak, konflik meluas ke berbagai hal lain.

Nominal nafkah, status harta gono-gini hingga hak asuh ikut mencuat.

Ruben dan Sarwendah bahkan kini berhadapan di Pengadilan untuk memperebutkan hak asuh atas dua anak perempuan mereka.

Sebelum masuk ke ranah hukum, keduanya sempat saling sindir di media sosial.

Namun, satu tindakan Sarwendah yang menggunakan kata sindiran "cong" di tengah perselisihan dengan Ruben berubah jadi blunder.

Ia menjadi sasaran kritik dan hujatan netizen karena dianggap ditujukan terhadap pria yang sebelas tahun menjadi suaminya itu.

Walaupun Sarwendah akhirnya membuat klarifikasi dan meminta maaf ke publik, arus deras kritik tak lantas berhenti.

Meski sadar akan tindakan Sarwendah demikian, Ruben mengaku, memilih untuk tidak membalas sang mantan istri dengan tindakan serupa.

Pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu ini menegaskan, enggan membongkar aib Sarwendah.

Bukan tanpa alasan, ia tak mau kelak mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan Tuhan.

"Saya punya cerita tentang kehidupannya. Enggak mungkin, saya selama 11 tahun menikah enggak punya cerita tentang yang kurang baiknya gitu," kata Ruben dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (25/7/2026).

"Tapi buat saya gini, repot nanti saya pertanggungjawabkan," sambungnya.

Pria kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1983 ini kembali menegaskan hubungan pernikahannya dengan Sarwendah memang sudah selesai.

Karena itulah, Ruben hanya ingin fokus dalam persoalan anak.

"Tapi ini kayaknya sebuah cerita yang sebenarnya udah tuntas, udah bercerai."

"Ini yang dibahas tentang waktu sama anak. Titik udah di situ aja poinnya," bebernya.

Nominal Nafkah Dipersoalkan

Dalam konferensi pers sebelumnya pada Kamis (23/7/2026), kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang membeberkan fakta baru terkait perselisihan sang presenter dengan Sarwendah.

Kali ini, Minola kembali membahas terkait nafkah bulanan bernilai fantastis yang diminta Sarwendah.

Dia menekankan, kesepakatan nafkah antara Ruben dan Sarwendah tertuang dalam kesepakatan yang disebutnya dengan julukan akta 39.

Sejak awal, kesepakatan itu dibuat sepihak oleh Sarwendah.

"Ada yang namanya akta 39. Putusan itu juga merupakan produk hukum yang harus ditaati. Ini juga produk hukum yang disepakati oleh para pihak yang membuatnya," ujar Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (23/7/2026).

"Nah, di sini saya sampaikan gitu loh, notarisnya yang pilih S. Apa yang diatur di sini juga yang membuat draftnya adalah S," tutur Minola.

Di sana juga tidak tertulis besaran nominal nafkah anak yang disepakati sejak awal.

Baca juga: Sinetron Gisel yang Baru Seumur Jagung Tamat, Nasib Kenny Austin Suami Amanda Manopo Ikut Terdampak

Namun, tertuang pernyataan bahwa nominal nafkah harus didiskusikan setiap bulannya.

"Dan di sini di Pasal 1 ayat 4 itu tidak disampaikan juga mengenai masalah besarannya karena dia enggak mau. Memang diduga maunya seperti ini (langsung sebut nominal) 200, 300, 400," tudingnya.

"Jadi memang dia enggak mau cantumkan. Ini enggak kami koreksi loh. Isinya memang seperti itu," lanjutnya dengan intonasi tinggi.

Minola lantas membacakan isi kesepakatan itu.

"Bahwa pemeliharaan dan pendidikan anak sampai dengan jenjang pendidikan tinggi menjadi tanggung jawab pihak pertama. Ruben ya. Dengan syarat, pihak kedua wajib menyampaikan terlebih dahulu kepada pihak pertama dengan mendiskusikannya terkait biaya-biaya yang diperlukan oleh pihak pertama tersebut," katanya membacakan.

Ia kembali menunjukkan chat WhatsApp yang dikirimkan Sarwendah tiap bulan.

"Justru munculnya angka pokoknya itu dalam tagihannya dia gitu. Selalu dia sampaikan, biaya pokok anak Rp75 juta. Ini kan dia yang buat ini. Tapi tidak diatur dalam akta," jelas Minola.

"Nah, ketika kami mengikuti untuk tetap membayarkan Rp75 juta, apakah dia bilang terima kasih? Komplain juga. Terus berapa dong harus ditransfer? Kami kan enggak tahu," pungkasnya.

Biaya Hewan Peliharaan

Sebelumnya, Minola Sebayang sempat membongkar rincian nafkah anak yang dibebankan ke Ruben.

Pihaknya merasa ada beberapa nafkah yang memang wajar dibayarkan Ruben. Seperti uang gedung sekolah untuk kedua putrinya, lalu ada uang pokok kebutuhan untuk anak-anaknya

Namun, Minola merasa pada poin-poin lain yang dinilai janggal.

Menurutnya, pembayaran kebutuhan tersebut tidak seharusnya dibayarkan oleh Ruben, apalagi kini status mereka sudah mantan suami istri.

Minola merasa uang kebutuhan untuk hewan peliharaan anjing dan sarang burung, membayar gaji asisten rumah tangga, driver, hingga uang kebersihan dan listrik rumah  tidak seharusnya ditanggung oleh Ruben.

"Menurut kami ada yang memang sesuatu hal yang wajar seperti uang gedung, uang pokok anak," jelas Minola, Rabu (10/6/2026).

"Lalu ada uang sarang burung, ada laundry, gaji driver, uang doggy, ada kebutuhan buah, uang kebersihan. Ini sebenarnya gaji para pekerja. Ini yang ditangung Ruben bukan uang nafkah anak. Padahal yang seharusnya menjadi tanggung jawab Ruben kan anak."

Selama ini Ruben disebut tidak pernah protes dengan biaya nafkah yang dibebankan padanya.

Namun mirisnya meski semua kebutuhan dibayar Ruben, ia tetap tidak bisa bertemu anak-anaknya. 

"Ini sama seperti kebutuhan rumah tangga yang belum bercerai. Itu pun Ruben tidak mengeluh. Tapi apakah Ruben bisa bertemu dengan anaknya? Tidak."

Jadi kalau misal saat ini Ruben masih menunda membayar kewajiban yang tidak seharusnya dibebankan ke Ruben itu, ya wajar saja. Dia berpikir 'saya dimintai bayar kewajiban untuk anak, tapi anaknya mana?'. Komunikasi aja susah," ucapnya.

Sampai akhirnya, hal itu menjadi alasan Ruben menunda sementara kewajiban membayar biaya nafkah anaknya sampai semua masalah diselesaikan secara baik-baik.

Pun dirinya bisa mendapatkan hak untuk bertemu dua putrinya, yang sudah lama tinggal berpisah.

"Ini yang membuat Ruben berpikir untuk tunda pembayaran nafkah, karena semuanya harus beres dulu,' tutup Minola.

Saat memberikan penjelasan soal nafkah anak, Minola sekaligus menunjukkan bukti tangkapan layar rincian yang telah dibuat oleh Sarwendah lewat pesan WhatsApp.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.