Kemarau Picu Kematian Ikan Air Tawar di Handil Negara Tanahlaut, Kades: Ikan Terjebak di Kubangan 
Irfani Rahman July 26, 2026 10:51 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI  - Kematian ikan air tawar di Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Sekatan, merupakan siklus tahunan yang hampir selalu terjadi saat kemarau.

Kepala Desa Handil Negara, Supian Sauri, mengatakan seluruh ikan yang ditemukan mati merupakan ikan liar yang hidup di kawasan rawa dan persawahan.

Menurut Supian, Minggu (26/7/2026), kondisi kemarau tahun ini membuat sejumlah area rawa maupun persawahan mengering sebagaimana di kawasan persawahan lain pada umumnya. 

Akibatnya, ikan-ikan terjebak di kubangan-kubangan kecil hingga akhirnya mati karena kehabisan air.

"Memang sekarang sudah banyak rawa dan sawah yang kering. Ikan-ikan liar itu tidak bisa keluar karena terjebak di cekungan air yang tersisa. Lama-kelamaan air habis dan ikannya mati," ujarnya.

Baca juga: Terdampak Kemarau Ikan Air Tawar di Handilnegara Tala Mati, Aroma Tak Sedap Ganggu Kenyamanan Warga

Baca juga: Kecelakaan di Jalur Pelaihari-Banjarmasin, Perempuan Warga Tambangulang Tala Embuskan Napas Terakhir

Kondisi serupa hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Di sekitar rumahnya juga banyak ikan air tawar yang mati.

Meski warga sudah terbiasa menghadapi kondisi tersebut setiap musim kemarau, bau menyengat dari bangkai ikan yang membusuk tetap mengusik aktivitas sehari-hari.

"Sudah biasa saja, tapi ya tetap saja tak nyaman menghirup bau ikan mati," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan ikan-ikan yang mati tersebut umumnya sisa atau afkiran yang berukuran kecil. Sedangkan yang berukuran besar telah diambil warganya untuk dijual maupun dikonsumsi.

Harga ikan dikatakannya murah pada musim kemarau karena dari tiap desa banyak hasil tangkapan ikan. Karena itu ikan kecil yang terjebak di cekungan tak diambil lagi oleh warganya.

"Cuma Rp 5.000 sekilonya yang sudah disiangi. Jadi, dapat capeknya saja. Karena itu warga kami tak mengambil lagi ikan-ikan nila kecil di air tawar itu," papar Supian.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.