Terpilih Kembali Pimpin IKALJATIM se-Tanah Papua, Yohanis Momot Siap Percepat Konsolidasi Organisasi
Intan July 26, 2026 11:38 AM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni Jawa Timur (IKALJATIM) se-Tanah Papua menetapkan Yohanis Momot sebagai Ketua Umum IKALJATIM se-Tanah Papua periode mendatang. 

Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang pleno Mubes II yang digelar di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026).

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua, Amin Ngabalin, di hadapan seluruh peserta musyawarah.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Yohanis Momot menerima bendera pataka IKALJATIM secara simbolis dari Ketua Dewan Pembina IKALJATIM se-Tanah Papua, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, sebagai tanda estafet kepemimpinan organisasi.

Dalam sambutannya, Yohanis Momot menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid, adaptif, dan mampu menjangkau seluruh wilayah di Tanah Papua melalui penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat kabupaten dan kota.

Menurutnya, tantangan geografis Papua serta dinamika mobilitas para alumni menjadi alasan penting untuk segera memperkuat organisasi di daerah. Oleh karena itu, ia akan mempercepat pembentukan kepengurusan di seluruh wilayah melalui penerbitan surat keputusan (SK) mandat kepada pengurus provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca juga: Mubes II IKALJATIM di Papua Barat Daya Hasilkan Apa?

Baca juga: IKALJATIM Didorong Jadi Mitra Strategis Percepatan Pembangunan Otsus Papua

"Kita harus bergerak cepat membangun organisasi. Dengan kondisi wilayah Papua yang sangat luas, penguatan struktur di daerah menjadi langkah penting agar roda organisasi tetap berjalan dan komunikasi antaralumni tetap terjaga," ujar Yohanis.

Ia menjelaskan, kewenangan yang diberikan kepada pengurus daerah merupakan bentuk implementasi semangat otonomi organisasi sehingga setiap wilayah dapat menjalankan program sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Yohanis juga menyampaikan bahwa berbagai masukan yang dihimpun dari para pembina, akademisi, profesor, dan senior IKALJATIM dalam forum musyawarah akan segera diterjemahkan menjadi program kerja yang dapat diimplementasikan di setiap daerah.

"Kami akan menerjemahkan berbagai gagasan dan rekomendasi yang telah disampaikan dalam musyawarah ini menjadi program nyata yang dapat memberikan manfaat bagi alumni maupun masyarakat di Tanah Papua," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepengurusan IKALJATIM se-Tanah Papua akan tetap berada dalam satu komando bersama Dewan Pembina. 

Menurutnya, sinergi antara pengurus dan pembina menjadi kunci untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memastikan setiap program berjalan sesuai arah dan tujuan bersama.

"Kami tetap satu komando bersama pembina. Arahan pembina menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dalam menjalankan organisasi ke depan," kata Yohanis Momot.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, IKALJATIM se-Tanah Papua diharapkan semakin memperkuat peran para alumni asal Jawa Timur dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, sekaligus mempererat persaudaraan dan kolaborasi antaralumni di seluruh wilayah Tanah Papua. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.