Atasi Krisis Air Akibat Kemarau, UPTD Mateng Kebut Pengerukan Bendungan Pedada
Ilham Mulyawan July 26, 2026 11:47 AM

 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Memasuki puncak musim kemarau, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Air Bersih Kabupaten Mamuju Tengah mengakui adanya gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah layanan.

Penurunan debit air pada sumber baku menjadi penyebab utama terganggunya pasokan ke pelanggan.

Baca juga: Oleng Saat Truk Berbelok Pengendara Motor di Polman Masuk Bawah Ban, Kaki Patah

Baca juga: Syamsul Samad Kantongi Rekomendasi Demokrat Isi Posisi Wagub Sulbar Buka Suara Soal Mundur dari DPRD

Kepala UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, Amiruddin, menjelaskan bahwa kondisi ini berdampak pada tiga Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) utama.

Ketiga SPAM tersebut yakni SPAM Topoyo, SPAM Tobadak dan SPAM KTM - Benteng.

Untuk SPAM Topoyo masih mengandalkan sumber dari Bendungan atau Embung Pedada, debit air mengalami penurunan.

Gangguan suplai dirasakan khususnya di Zona Pangalloang dan Zona Tumbu, serta beberapa zona di ujung pipa yang tidak tersuplai.

Selain itu, SPAM Tobadak juga mengalami masalah pada sumur intake akibat kemarau.

Sementara itu, untuk SPAM KTM-Benteng masih mengandalkan mesin pendorong.

Zona terdampak di wilayah ini adalah sebagian Tallungallo.

Menghadapi situasi ini, UPTD Air Bersih telah melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Diantaranya adalah pengerukan sedimen di Bendungan Pedada yang merupakan andalan sumber air baku untuk memaksimalkan tampungan air.

Amiruddin juga mengungkapkan bahwa pembangunan jaringan perpipaan distribusi juga telah mulai dilaksanakan sebagai solusi jangka panjang.

Pekerjaan ini dilakukan oleh penyedia CV. Sinar SARONDE Lestari dengan target penyelesaian pada bulan Desember mendatang.

"Kami dari UPTD Air Bersih mengharap dukungan dari masyarakat supaya kegiatan ini berjalan lancar sehingga tekanan air stabil, khususnya zona-zona yang sering terdampak," harapnya.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.