Batang Jadi Panggung Nasional Program Rumah Rakyat, Presiden RI Dijadwalkan Pimpin Akad Massal
muh radlis July 26, 2026 12:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabupaten Batang kembali menjadi sorotan nasional, untuk pertama kalinya, daerah ini dijadwalkan menjadi lokasi pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan terbesar di Indonesia yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada 30 Juli 2026.


Agenda berskala nasional yang mengusung tema 'Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera' itu dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. 


Kegiatan merupakan kolaborasi antara BP Tapera dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebagai bagian dari percepatan penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


Tak sekadar seremoni, acara ini menjadi momentum penting karena melibatkan 62.000 akad KPR Subsidi FLPP dan KUR Perumahan yang dilaksanakan secara serentak di lebih dari 100 titik di 36 provinsi, bekerja sama dengan 36 bank penyalur.


Sebanyak 400 peserta akan hadir langsung di Batang, terdiri atas 200 calon debitur KPR Subsidi dan 200 debitur KUR Perumahan untuk menandatangani akad. 


Sementara 61.800 peserta lainnya mengikuti prosesi secara virtual dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Pungli Parkir di Kota Semarang, dari Pusat Perbelanjaan, Kota Lama hingga Kuburan Pun Ada


Presiden RI dijadwalkan menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 10 perwakilan penerima manfaat, sekaligus meninjau kawasan perumahan dan berdialog dengan warga penghuni maupun peserta akad secara daring.


Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga mitra perbankan dan pengembang.


"Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP selaku Ketua Komite kami serta tim Kepresidenan RI.

Dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah daerah, bank penyalur, dan asosiasi pengembang agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar," kata Heru dalam keterangan tertulis yang di terima Tribunjateng, Minggu (26/7/2026). 


Menurut Heru, dipilihnya Batang sebagai lokasi utama menunjukkan semakin besarnya peran daerah dalam mendukung program strategis nasional di sektor perumahan.


Dia menilai kehadiran Presiden nantinya menjadi simbol kuat bahwa penyediaan hunian pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah.


Program ini menyasar berbagai profesi, mulai dari pekerja swasta, pengemudi ojek online, guru, tenaga kesehatan, anggota TNI dan Polri, pemuka agama, asisten rumah tangga, hingga pelaku usaha mikro seperti penjual jamu.


Hingga 23 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 111.537 unit rumah dengan nilai Rp13,874 triliun. 


Penerima manfaat didominasi pekerja swasta sebesar 63,88 persen, disusul wiraswasta 17,26 persen, PNS/TNI/Polri 9,81 persen, dan kelompok pekerjaan lainnya 9,05 persen.


Sementara itu, Perumahan Puri Delta City Side yang menjadi lokasi utama acara merupakan kawasan hunian subsidi seluas 13 hektare yang dikembangkan PT Dwiwahana Delta Megah. 


Kawasan tersebut memiliki potensi pembangunan 1.219 unit rumah, dengan sekitar 200 unit telah berdiri dan 150 unit di antaranya telah dihuni masyarakat.


Penunjukan Batang sebagai tuan rumah pelaksanaan akad massal terbesar tahun ini sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan perumahan rakyat di Indonesia, sekaligus membawa pesan bahwa akses terhadap rumah layak kini semakin terbuka bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai penjuru negeri.


"Ini menjadi bukti bahwa pemerintah menaruh perhatian dalam menyediakan hunian pertama bagi masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah," tutupnya. (Ito)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.