TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI - Deretan Pohon Pisang berdiri kokoh di tengah badan jalan penghubung Desa Malomba menuju Dusun Janja, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.
Bukan karena kesalahan alam, Pohon Pisang itu sengaja ditanam warga setempat sebagai simbol protes sekaligus sindiran menohok atas kondisi infrastruktur jalan yang bertahun-tahun luput dari perhatian pemerintah.
Secara geografis, Kecamatan Dondo terletak di wilayah pesisir barat Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Jalur penghubung Malomba–Janja itu berada sekitar 80 hingga 90 kilometer dari pusat Ibu Kota Kabupaten Tolitoli (Kota Baolan).
Kerusakan akses vital itu bukanlah cerita baru.
Baca juga: Isu Pergantian Kapolri, Ini 5 Sosok yang Berpeluang Gantikan Listyo Sigit, Ada Jenderal Bintang 2
Warga menyebut jalan rusak itu "terpelihara" bertahun-tahun, berdampingan dengan ancaman keselamatan setiap kali melintas.
Bukan sekadar mengganggu kenyamanan berkendara, jalan berdebu itu kerap memicu kecelakaan tunggal.
Pohon-pohon pisang yang kini menghiasi jalan rusak tersebut menjadi cermin kejenuhan masyarakat Desa Malomba dan Dusun Janja.
Akses yang seharusnya menopang roda ekonomi dan mobilitas harian justru menjadi jebakan yang mengintai keselamatan warga.
Masyarakat sangat berharap Pemerintah Desa Malomba bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli dapat turun tangan secepatnya.
Perbaikan jalan secara permanen dan memadai menjadi harga mati agar warga dapat beraktivitas dengan layak, aman, dan nyaman tanpa perlu mempertaruhkan keselamatan jiwa.(*)