Wearpack Evergreen Jadi Petunjuk Ungkap Identitas Jenazah Pria di Pantai Keramat Lampung Selatan
taryono July 26, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co, Lampung Selatan - Sejumlah barang yang ditemukan melekat pada tubuh jenazah pria tanpa identitas di perairan Pantai Keramat, Lampung Selatan, kini menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk mengungkap identitas korban. 

Baca juga: Usia Emas 50 Tahun SMAN 9 Bandar Lampung, Hayati Nufus Ingatkan Alumni Jangan Lupa Pulang

Dari lokasi, petugas menemukan wearpack berwarna oranye bertuliskan EVERGREEN, handy talky (HT) Motorola XiR 6600i dengan badge Chief Mate/Mualim I, serta kamera digital Kodak Pixpro FZ55.

Kasi Humas Polres Lampung Selatan AKP I Wayan Susul mengatakan, temuan barang-barang tersebut menjadi salah satu dasar penyelidikan untuk mengetahui latar belakang korban. Meski demikian, polisi masih mendalami keterkaitan barang tersebut dengan identitas maupun pekerjaan korban.

"Dugaan sementara korban merupakan pekerja kapal atau anak buah kapal karena ditemukan mengenakan wearpack bertuliskan EVERGREEN dan membawa perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas di kapal," ujar AKP I Wayan Susul dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.50 WIB oleh dua warga Dusun Buatan, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, yakni Jumni (27) dan Surya (55), saat keduanya sedang mengumpulkan rumput laut di sekitar pantai.

Menurut keterangan polisi, kedua saksi awalnya melihat benda berwarna oranye mengapung di laut dan mengira benda tersebut merupakan pakaian. Setelah mendekat, mereka mengetahui benda itu adalah jenazah pria.

"Kemudian saksi melaporkan penemuan tersebut kepada aparatur desa yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian," kata AKP I Wayan Susul.

Sekitar pukul 16.30 WIB, personel Polsek Sidomulyo bersama petugas kesehatan, Satpol PP, dan Koramil tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.

Pada pukul 17.35 WIB, jenazah dibawa ke RSUD Bob Bazar, SKM Kalianda untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan lanjut membuat proses pengenalan identitas korban membutuhkan pemeriksaan tambahan.

Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari lima hari sebelum ditemukan. Hingga kini, belum ada warga sekitar yang mengetahui identitas pria tersebut.

Satreskrim Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas korban, termasuk menelusuri kemungkinan hubungan korban dengan aktivitas pelayaran berdasarkan barang-barang yang ditemukan.

Selain itu, penyidik juga masih mendalami penyebab kematian korban serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Bob Bazar Kalianda.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.