Saat Pendopo Kudus Jadi Arena Bermain Anak-anak
rival al manaf July 26, 2026 02:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Raut gembira tak bisa disembunyikan dari wajah Zakiya Althofunnisa atau yang akrab disapa Alisa saat mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kudus, Minggu (26/72026).

Mulai dari berjoget, menari, menyanyi, menyimak dongeng, dan bermain bersama ratusan anak lainnya membuat Alisa sangat gembira dalam peringatan Hari Anak Nasional.

Alias yang datang bersama ibunya sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan. Mula-mula ratusan anak ini diajak untuk berdiri menghadap videotron yang berada di sisi utara Pendopo Kudus.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Melanda Ruko Pasar Modern BSB Semarang, Damkar Dikerahkan

Baca juga: 169 Koperasi di Batang Masih Kembang Kempis, Dekopinda Perketat Pengawasan dan Pembinaan

Tiga instruktur dengan sangat telaten mengarahkan ratusan anak ini untuk ikut bergerak dengan panduan gerakan yang diputar di layar videotron.

Gerakan menyerupai senam ini disambut gegap gempita oleh anak-anak. Mereka mengikutinya dengan gembira meskipun gerakannya tak kompak.

Dalam kesempatan itu, anak-anak juga diajak untuk bernyanyi. Nyanyian yang didendangkan bukanlah lagu-lagu yang viral sebagai backsound media sosial, melainkan lagu bernuansa edukasi berupa pengenalan huruf vokal atau sejenisnya. Bernyanyi inilah yang paling disukai Alisa.

“Saya paling suka saat bernyanyi bersama. Seru,” ujar Alisa yang bercita-cita menjadi guru.

Alias yang kini duduk di bangku kelas I SD Miftahussaadah ini rupanya telah menunggu momentum peringatan hari anak di Pendopo Kudus. Beberapa hari sebelumnya, sang ibu Nurul Fadlilah telah menjanjikan untuk mengajak Alisa ke Pendopo Kudus mengikuti kegiatan tersebut.

Benar saja, janji dari sang ibunda membuat sang anak sangat menantikan kegiatan tersebut.

“Bahkan semalam sampai tidak bisa tidur untuk ikut acara ini. Tapi ternyata acaranya memang seru. Anak saya senang,” kata Nurul Fadlilah.

Peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Kudus ini mengangkat tema anak cerdas, kreatif, berliterasi menuju Generasi Indonesia Emas 2045.

Dengan tema tersebut, kontan seluruh kegiatannya disesuaikan agar anak memiliki kesadaran sejak dini akan pentingnya literasi. Maka di dalam kegiatannya terdapat membaca dongeng bersama yang dipandu oleh Komunitas Read Aloud Kudus.

Kali ini dua instruktur dari Komunitas Read Aloud Kudus membacakan dongeng berjudul Pangeran Kecil yang Tidur. Dongeng ini bukan sekadar dongeng biasa.

Tetapi sarat akan nuansa edukasi di mana anak diajak berinteraksi dengan memadupadankan bentuk pola maupun memecahkan masalah sederhana.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kudus, Putut Winarno mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional kali ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai organisasi perangkat daerah. Mulai dari Dinsos-P3AP2KB, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

“Peringatan hari anak ini merupakan bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Putut.

Dalam kesempatan ini pihaknya juga melibatkan sejumlah komunitas dan pihak swasta. Kolaborasi yang berlangsung dalam hal ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Kudus sebagai kabupaten layak anak.

Kemudian yang tidak kalah penting, kata Putut, peringatan kali ini juga menitikberatkan peningkatan literasi kepada anak. Untuk itu melalui berbagai kegiatan semisal membaca dongeng bersama diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku, budaya literasi, dan meningkatkan minat baca anak sejak dini melalui program yang interaktif.

“Kami juga ajak anak-anak untuk menonton film animasi WakaKibo. Film ini buatan pelajar di Kudus juga sarat akan nilai edukasi,” kata Putut.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, kata Putut, dia berharap anak-anak senang. Kegiatan tersebut bisa membekas dan berkesan bagi anak-anak yang kemudian memberikan dampak positif pada tumbuh kembang anak.

Sementara Sekda Kudus Eko Djumartono yang membuka peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Kudus tersebut komitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus akan melindungi seluruh anak di Kabupaten Kudus. Bagaimanapun, katanya, anak merupakan generasi penerus bangsa.

Oleh sebab itu, tumbuh kembang mereka perlu menjadi perhatian penting oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. (Goz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.