Mobil Kijang Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Tanjung Barat, Warga Panik, Kerugian Rp35 Juta
Budi Sam Law Malau July 26, 2026 03:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kepanikan melanda kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026) pagi.

Sebuah mobil Toyota Kijang tiba-tiba mengeluarkan asap tebal sebelum akhirnya dilalap api sesaat setelah selesai mengisi bahan bakar.

Insiden yang terjadi di area SPBU itu sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan.

Kekhawatiran api merembet ke fasilitas SPBU maupun kendaraan lain membuat situasi sempat mencekam.

Mobil bernomor polisi B 2756 GY tersebut diduga mengalami korsleting listrik setelah proses pengisian bahan bakar selesai.

Asap yang muncul dari kendaraan dengan cepat berubah menjadi kobaran api yang membakar sebagian besar bodi mobil.

Laporan mengenai kebakaran diterima Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan sekitar pukul 10.03 WIB.

Petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pompa dan delapan personel.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya segera melakukan pemadaman untuk mencegah api membesar dan memicu bahaya yang lebih serius di lingkungan SPBU.

Baca juga: Momen Mencekam di New York, Mobil Terbakar Hebat Lalu Meledak, Warga Panik Berlarian 

"Total pengerahan unit dua unit pompa dengan jumlah personel delapan orang," ujar Asril Rizal dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan kobaran api hingga benar-benar padam.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 10.35 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Respons cepat warga yang segera melaporkan kejadian dan kesigapan petugas pemadam dinilai berhasil mencegah kebakaran berkembang menjadi insiden yang lebih besar.

Menurut Asril, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik pada kendaraan yang memicu munculnya asap sebelum api membesar.

"Setelah mengisi bahan bakar, mobil terjadi korsleting dan menyebabkan keluar asap dan api," katanya.

Laporan pertama disampaikan oleh seorang warga bernama Danang, yang langsung menghubungi petugas sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Petugas masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber kebakaran secara menyeluruh.

Akibat insiden tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.