TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bek anyar asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengekspresikan kepuasannya seusai menjalani penampilan kompetitif perdana bersama Persib Bandung.
Kiprah awalnya bersama Pangeran Biru berbuah manis setelah membantu timnya menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).
Selain mengamankan poin penuh, pemain asing berusia 29 tahun ini menyoroti keberhasilan lini pertahanan Persib menjaga gawang agar tetap steril dari gol lawan.
Menurut Mutombo, torehan clean sheet menjadi indikator bahwa koordinasi antarpersonel di benteng pertahanan telah berjalan cukup padu.
"Laga pertama saya sangat bagus. Kami menang 1-0 dan mencatatkan clean sheet. Ini modal yang baik untuk pertandingan selanjutnya. Lini belakang bertahan dengan sangat baik," kata Mutombo seusai pertandingan.
Eks penggawa Ratchaburi FC itu menilai bahwa kekukuhan lini belakang Persib merupakan buah dari kolektivitas seluruh anggota tim. Kedisiplinan skuad dalam mengorganisasi skema permainan membuat barisan penyerang Arema FC kesulitan membongkar area berbahaya sepanjang 90 menit.
Mutombo berharap performa apik ini menjadi fondasi kokoh bagi Persib sebelum menatap duel berikutnya kontra DPMM FC pada Selasa (28/7/2026). Ia optimistis skuad besutan Igor Tolic bakal terus berkembang seiring makin eratnya chemistry antar pilar.
Di luar urusan teknis lapangan, Mutombo turut dibuat kagum oleh gemuruh suporter. Laga perdananya di Indonesia langsung disambut riuh ribuan Bobotoh yang memadati tribun Stadion SJH tanpa henti memberi suntikan semangat.
"Atmosfer stadion sangat gila. Untuk sebuah laga perdana bagi saya, atmosfernya sungguh luar biasa," ungkap bek berusia 29 tahun tersebut.
Bagi Mutombo, gemuruh dukungan Bobotoh menyajikan sensasi berbeda dibanding pengalaman karir profesionalnya di luar negeri. Sorak-sorai penonton di tribun diakuinya menjadi pelecut motivasi ekstra untuk tampil maksimal.
Ditemui dalam laga tersebut, Mutombo tepergok beberapa kali aktif mengomandoi barisan belakang Persib. Kendati demikian, ia menolak bila dirinya dianggap sebagai figur tunggal pemegang komando pertahanan.
"Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik. Jika bisa memberikan kepemimpinan, saya akan mencobanya. Namun pada dasarnya, setiap pemain di lini belakang mampu melakukan hal itu," tegasnya.