SURYA.CO.ID SURABAYA – Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan tidak akan ragu memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil di ajang Piala Presiden 2026.
Menurutnya, keputusan tersebut bukan karena meremehkan kekuatan lawan, melainkan bagian dari proses membangun komposisi terbaik tim.
Persebaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan klub asal Thailand, Port FC. Turnamen pramusim ini akan dimanfaatkan untuk mengukur kualitas seluruh pemain yang dimiliki.
"Saya dapat memasukkan pemain berusia 16, 17 tahun jika dia menunjukkan performa yang baik saat latihan. Atau juga menurunkan pemain berusia 35, 36 tahun," kata Bernardo Tavares.
"Itu untuk melihat karakteristik dari para pemain yang kami miliki," tambahnya.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan, usia bukan menjadi tolok ukur utama dalam menentukan susunan pemain. Kesempatan bermain akan diberikan kepada siapa pun yang mampu menunjukkan kualitas terbaik selama latihan.
Baca juga: Ajang Adu Kualitas Dua Kiper Persebaya, Reza Arya Siap Rebut Posisi Utama?
"Saya pikir penting melihat bukan hanya para pemain muda. Namun juga lainnya yang bekerja keras menunjukkan performa akan memiliki kesempatan," tegas pelatih asal Portugal itu.
Piala Presiden Jadi Ajang Menentukan Skuad Utama
Persebaya menyongsong musim 2026/2027 dengan wajah baru. Hingga saat ini, Bajol Ijo telah mendatangkan 14 pemain anyar, termasuk tujuh pemain asing baru. Meski demikian, komposisi skuad belum sepenuhnya lengkap karena masih tersisa satu slot pemain asing.
Bagi Bernardo Tavares, Piala Presiden menjadi momentum penting untuk melihat kemampuan seluruh pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Menurut pelatih berusia 46 tahun itu, penampilan setiap pemain dalam turnamen pramusim akan menjadi dasar menentukan kerangka utama tim musim ini.
Artinya, pemain yang musim lalu menjadi andalan belum tentu otomatis kembali mengisi sebelas pemain pertama apabila gagal menunjukkan performa terbaik.
Bernardo mengungkapkan dirinya akan memanfaatkan kuota delapan pergantian pemain selama pertandingan agar dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain.
Baca juga: Diogo Ramalho Tak Sabar Debut Penuh Bersama Persebaya, Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival
"Mengapa saya katakan bahwa kami akan menggunakan delapan pergantian pemain karena itu penting, bukan hanya secara fisik, namun juga untuk melihat pemain lain," terangnya.
"Mungkin dari pertandingan ke pertandingan mengubah 11 pemain pertama, banyak pemain mungkin akan berubah," tambah Bernardo Tavares.
Ia pun mengingatkan seluruh pemain agar memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan untuk membuktikan kualitasnya.
"Jika mereka tidak menunjukkan performa terbaik, mungkin selalu pemain yang sama yang akan bermain," pungkasnya.
Pada fase penyisihan Grup B Piala Presiden 2026, Persebaya dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (26/7/2026), kemudian melawan PSMS Medan pada Rabu (29/7/2026), dan menutup fase grup menghadapi Port FC pada Sabtu (1/8/2026).