Bursa Calon Kapolri Pengganti Listyo Sigit, Ada 4 Komjen dan 1 Irjen, Ini Nama-namanya
Evan Saputra July 26, 2026 04:21 PM

POSBELITUNG.CO - Mencuatnya dinamika antar lembaga penegak hukum hingga gelombang kritik dari aliansi mahasiswa memicu spekulasi terkait masa jabatan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kendati belum ada keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto, setidaknya lima nama jenderal termasuk satu perwira tinggi bintang dua kini santer disebut masuk dalam bursa calon Kapolri baru.

Sebelumnya, sorotan terhadap hubungan Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) mencuat setelah munculnya sejumlah perkembangan dalam penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Baca juga: Cuaca Bangka Belitung Senin 27 Juli 2026, Waspada Angin Kencang

Pengamat politik dan militer Selamat Ginting menilai dinamika antar lembaga penegak hukum merupakan hal yang wajar.

Namun, ia mengingatkan agar situasi tersebut tidak menimbulkan persepsi adanya rivalitas terbuka yang dapat berdampak pada kepercayaan publik.

Menurut Selamat, seperti dikutip dari Tribunnews.com, kondisi tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi, termasuk mengenai kemungkinan pergantian pimpinan di tubuh Polri dan Kejaksaan Agung.

Ia mengaitkan munculnya wacana tersebut dengan masa jabatan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang sama-sama menjabat sejak era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Selain dinamika antar lembaga, kritik terhadap kepemimpinan Polri juga datang dari kelompok mahasiswa.

Pada peringatan HUT ke-80 Polri, Rabu (1/7/2026), seperti dilansir Tribunnews.com, aliansi BEM UI menggelar aksi bertajuk #MatinyaReformasiPolri dan menyampaikan kritik terhadap kinerja serta kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pergantian Kapolri.

Nama-nama yang beredar masih sebatas wacana dan spekulasi publik.

Daftar Nama yang Disebut Masuk Bursa Calon Kapolri

Ada sejumlah jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) yang memiliki peluang untuk mengisi posisi Kapolri apabila terjadi pergantian.

1. Komjen Pol Dedi Prasetyo

Komjen Pol Dedi Prasetyo menjadi salah satu nama yang paling sering disebut dalam bursa calon Kapolri.

Saat ini Dedi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 dan memiliki pengalaman panjang di berbagai jabatan strategis Polri.

Sebelum menjadi Wakapolri, Dedi pernah menduduki posisi penting seperti Kepala Divisi Humas Polri, Kapolda Kalimantan Tengah, hingga Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. 

Dengan posisi sebagai orang nomor dua di tubuh Polri, nama Dedi Prasetyo dianggap menjadi salah satu kandidat kuat jika terjadi pergantian pucuk pimpinan kepolisian.

2. Komjen Pol Wahyu Widada

Nama berikutnya adalah Komjen Pol Wahyu Widada.

Saat ini Wahyu Widada menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Ia merupakan perwira tinggi yang memiliki pengalaman kuat di bidang reserse dan pernah menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Wahyu merupakan lulusan Akpol 1991 dan dikenal pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolda Gorontalo serta Kabaintelkam Polri.

3. Komjen Pol Karyoto

Komjen Pol Karyoto juga masuk dalam daftar nama yang diperhitungkan.

Saat ini Karyoto menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan memiliki latar belakang panjang di bidang reserse.

Pengalamannya menangani berbagai kasus besar membuat namanya ikut masuk dalam bursa kandidat Kapolri.

4. Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Nama lain yang mencuat adalah Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Suyudi saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia sebelumnya pernah menjabat Kapolda Banten dan memiliki pengalaman panjang di bidang penyidikan serta reserse. 

5. Irjen Pol Asep Edi Suheri

Asep saat ini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan baru mendapatkan kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi bintang dua.

Namun peluangnya masih sangat bergantung pada kebutuhan organisasi dan keputusan Presiden.

Pergantian Kapolri Masih Menunggu Keputusan Presiden
Munculnya nama-nama tersebut belum berarti pergantian Kapolri akan segera dilakukan.

Sampai saat ini belum ada surat resmi mengenai calon Kapolri baru yang diajukan Presiden kepada DPR RI.

Jika pergantian benar dilakukan, Presiden Prabowo Subianto memiliki kewenangan penuh menentukan calon Kapolri yang kemudian akan mengikuti proses persetujuan DPR.

(Tribunnews/Tribunmedan/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.