Diduga Gara-gara Tak Dilayani Nasi Uduk, 2 Kelompok Bentrok di Menteng Hingga 1 Orang Meninggal
Talitha Daren July 26, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kondisi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mulai berangsur kondusif setelah bentrokan maut yang terjadi pada Minggu (26/7/2026).

Meski situasi telah mereda, aparat kepolisian masih menempatkan sejumlah personel Brimob di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Di lokasi kejadian, berbagai bekas kerusuhan masih terlihat, mulai dari puing bangunan, pecahan kaca, hingga kendaraan yang hangus terbakar.

Area utama bentrokan telah dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan petugas juga menemukan jejak darah serta batu yang berlumuran darah saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain di Jalan Tambak, polisi turut memasang garis polisi di lokasi yang diduga menjadi titik awal perselisihan, yakni di Jalan Matraman Dalam.

Sebuah gerobak penjual nasi uduk yang diduga berkaitan dengan awal mula keributan juga diamankan sebagai barang bukti.

Gerobak tersebut dipasangi police line untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi bentrokan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti guna mengungkap penyebab pasti insiden yang menewaskan satu orang tersebut.

Baca juga: Jadi Tersangka, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Maaf ke Prabowo, Sebut Bukti Masih Lemah

Gerobak Nasi Uduk Dipasangi Garis Polisi

Selain area permukiman yang menjadi titik bentrok, garis polisi juga terpasang di TKP awal pemicu keributan, yakni di Jalan Matraman Dalam.

Sebuah gerobak kayu penjual sarapan bertuliskan “Nasi Uduk Teteh Kuningan” tampak dipasangi garis polisi secara menyilang.

Gerobak yang menjadi saksi bisu awal mula perselisihan ini diamankan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga sore ini, personel Brimob bersenjata lengkap tetap berjaga secara statis di gang-gang dan ruas Jalan Tambak.

Kehadiran aparat ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi warga setempat yang sempat dicekam ketakutan akibat bentrokan antar-dua kelompok tersebut.

Baca juga: Jangan Keluar Cerita Warga Terjebak di Restoran saat Bentrokan Ormas di Bekasi, Tertahan 1 Jam

PEMICU BENTROKAN - Gerobak nasi uduk di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, tampak dipasangi garis polisi setelah mengalami kerusakan, Minggu (26/7/2026). Perusakan gerobak ini diduga kuat menjadi pemicu awal terjadinya bentrokan kelompok warga (Tribun Trends/(Tribunnews.com))

Satu Orang Meninggal

Insiden bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok warga terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya keributan sekitar pukul 10.00 WIB.

Petugas dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Menteng kemudian langsung mendatangi lokasi untuk membubarkan massa.

“Petugas berupaya untuk melerai dan menyudahi namun karena banyaknya yang terlibat, akhirnya ada korban dan ada yang kami amankan,” kata Roby.

Ia menjelaskan, dua korban dievakuasi dari lokasi kejadian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Setelah sempat mendapat perawatan, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Dua orang yang dibawa dari TKP, saat dibawa kondisinya kritis namun ketika di rumah sakit, satu orang dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Selain korban, polisi juga mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut.

“Dari kelompok yang berada di lokasi ada enam orang, kemudian dari kelompok luar ada dua orang yang saat ini kami amankan dan dimintai keterangan di Polsek Menteng,” ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bentrokan diduga dipicu keributan di sebuah warung penjual sarapan.

Baca juga: Update Kondisi Sorong Pasca Bentrok TNI vs Polri, Kapolda Minta Maaf ke TNI, Siapa Tersangkanya?

BENTROK DI MENTENG - Berawal dari ribut di warung nasi uduk Menteng, bentrok sekelompok pria dengan warga setempat berujung maut
BENTROK DI MENTENG - Berawal dari ribut di warung nasi uduk Menteng, bentrok sekelompok pria dengan warga setempat berujung maut (Tribun Trends)

Kronologi

Roby menuturkan, seorang pria dari kelompok yang kemudian menjadi sasaran penyerangan datang untuk membeli sarapan.

Diduga karena merasa tidak dilayani dengan baik, pria tersebut menggeber sepeda motornya sebelum meninggalkan lokasi.

Tak lama kemudian, pria tersebut kembali bersama sejumlah rekannya dan diduga merusak gerobak penjual nasi uduk.

“Kelompok yang diserang ini datang mau beli sarapan. Kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan sehingga menggeber kendaraannya. Setelah itu dia pergi, lalu datang lagi membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk,” ujar Roby.

Aksi perusakan tersebut kemudian memicu kemarahan warga sekitar yang mendatangi lokasi tempat kelompok tersebut tinggal hingga akhirnya terjadi bentrokan.

Polisi masih menyelidiki status bangunan yang ditempati kelompok tersebut.

“Yang kami tahu mereka tinggal di sana. Untuk legalitas ataupun status tempat yang ditempati masih dalam proses pendalaman,” katanya.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan puing-puing bangunan yang terbakar, kendaraan yang hangus, serta batu yang berlumuran darah.

“Di TKP kami menemukan puing-puing bangunan yang terbakar, kendaraan yang terbakar, jejak darah, dan batu yang berlumuran darah,” kata Roby.

Meski demikian, hingga kini polisi belum menemukan adanya senjata tajam yang digunakan dalam bentrokan tersebut.

“Untuk saat ini kami belum menemukan senjata tajam yang digunakan ataupun yang ditemukan di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, identitas maupun latar belakang kelompok yang terlibat masih didalami penyidik.

(TribunTrends.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.