Bentrok Maut Antar Kelompok di Menteng Makan Korban, 1 Orang Tewas Usai Dievakuasi dari TKP
Ferdinand Waskita Suryacahya July 26, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Bentrok maut antar kelompok memakan korban jiwa terjadi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi.

Polisi telah mengamankan delapan orang terkait bentrokan antar kelompok tersebut.

Enam orang berasal dari kelompok yang terlibat bentrokan. Sementara dua orang lainnya berasal dari kelompok lawan.

Delapan orang itu diamankan untuk dimintai keterangan di Polsek Menteng.

Satu Orang Tewas

Dalam peristiwa itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan, dua orang dievakuasi dari lokasi kejadian dalam kondisi kritis usai terluka akibat bentrokan.

Salah satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

"Dari dua orang yang diamankan dari TKP dalam kondisi kritis saat dibawa, ketika di rumah sakit, satu orang meninggal," kata Roby.

Roby menjelaskan, polisi berupaya melerai bentrokan, namun massa dalam jumlah banyak yang terlibat menyebabkan insiden tidak dapat segera dikendalikan hingga menimbulkan korban.

Suasana Mencekam

Bentrokan antar kelompok tersebut membuat kondisi mencekam.

Berdasarkan informasi, dua kelompok tersebut saling serang dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Sebagian lainnya melemparkan batu dan kayu. Di lokasi, sisa bentrokan masih terlihat.

Sejumlah benda tampak berserakan di badan jalan.

Terlihat sejumlah benda hangus terbakar diduga merupakan dampak dari bentrokan. 

Hingga siang hari, konsentrasi massa disebut masih terlihat di sekitar lokasi. 

Aparat keamanan pun telah diterjunkan guna kendalikan situasi dan mencegah eskalasi konflik.

Kepolisian melalui Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn, membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

Ia mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kronologi maupun penyebab bentrokan.

“Betul ada kejadian yangg di maksud, tapi sampai sekarang saya belum ada data lengkapnya,” kata Erlyn saat dihubungi, Minggu.

Selain menyelidiki penyebab kejadian, polisi juga masih mendata kemungkinan adanya korban akibat bentrokan tersebut. 

Pengamanan di sekitar lokasi terus dilakukan untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

"Tunggu ya ditanya. Tapi pengamanan sudah dilakukan," tutur Erlyn.

Video setelah bentrokan beredar di media sosial. 

Rekaman yang diunggah akun Instagram @infojakbar24 memperlihatkan sejumlah benda berserakan di jalan.

Terlihat pula objek yang terbakar diduga akibat bentrokan. 

Polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan tersebut.

(TribunJakarta.com/Tribunnews.com/WartaKotaLive.com)

Berita Lainnya

  • Baca juga: TRANSFER Keluar: Dilepas Persija, Pemain Ini Bentrok vs Neymar, Aksi Bersitegang di Lapangan Viral
  • Baca juga: Laga Persija Vs Persib Berakhir, Suporter Bentrok di Kota Bogor, 2 Orang Terluka
  • Baca juga: Siasat Licik Pemuda Pelaku Tawuran Maut di Koja, Tunggu Patroli Selesai Buat Bentrok dengan Lawannya
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.