Kronologi Ayah di Bali Dikeroyok Hingga Meninggal Diduga Karena Curi Ayam, Massa Juga Bakar Motor
Talitha Daren July 26, 2026 06:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus tewasnya pria berinisial KD setelah diduga kepergok mencuri ayam aduan di Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi perhatian publik.

Peristiwa tragis itu terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KD diduga hendak mencuri ayam aduan milik seorang warga sebelum aksinya diketahui oleh masyarakat sekitar.

Warga yang berdatangan ke lokasi kemudian mengamankan KD karena geram dengan maraknya kasus kehilangan ayam aduan di wilayah tersebut.

Situasi yang semula hendak mengamankan terduga pelaku berubah ricuh hingga berujung aksi pengeroyokan.

Akibatnya, KD mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi sebelum sempat diserahkan kepada pihak kepolisian.

Massa juga membakar sepeda motor yang diduga digunakan KD saat menjalankan aksinya. 

Polisi kini tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian ayam, tetapi juga mendalami unsur pidana dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 02.00 Wita dan langsung menerjunkan personel Polsek Baturiti ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Sosok Preman yang Keroyok Ayah Pengantin di Purwakarta, Tak Punya Pekerjaan & Suka Mabuk-mabukan

Korban Meninggal Dunia di Lokasi

Akibatnya, KD mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat diserahkan kepada aparat kepolisian.

Tak hanya itu, massa juga membakar sepeda motor yang diduga milik KD.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, personel Polsek Baturiti menerima laporan masyarakat sekira pukul 02.00 Wita dan langsung mendatangi lokasi.

"Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati terduga pelaku telah meninggal dunia," ujarnya, dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Ayah & Anak Ditangkap Curi Motor di Denpasar Bali Gara-gara Kecanduan Judol, Beraksi di 12 Lokasi

PENGGEROYOKAN - Kolase tangkapan layar video CCTV yang menunjukkan warga mengejar pria yang diduga mencuri ayam di Kabupaten Tabanan dan suasana duka keluarga korban (Tribun Trends/Instagram @balionline_id)

Meninggal Dunia Usai Diamuk Massa

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sekaligus proses identifikasi awal.

"Karena waktu kejadian tidak ditemukan identitas pelaku," ucapnya.

Adapun dari hasil penyelidikan terkait kronologi pria kepergok curi ayam di Tabanan, identitas terduga pelaku akhirnya diketahui berinisial KD, warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kapolsek Baturiti, Kompol Nyoman Darsana, membenarkan hasil identifikasi tersebut. Ia juga tidak menampik bahwa KD meninggal dunia setelah diamuk massa.

"Iya diduga pelaku berasal dari Sidatapa, Buleleng," ujarnya.

Baca juga: Sosok Preman yang Keroyok Ayah Pengantin di Purwakarta, Tak Punya Pekerjaan & Suka Mabuk-mabukan

Polisi Menyelidiki

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa seekor ayam milik korban, sebilah golok yang diduga milik pelaku, serta sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

Selain melakukan olah TKP, penyidik turut meminta keterangan dari pemilik ayam dan sejumlah saksi di lokasi guna menyusun secara utuh kronologi kejadian

. Hal itu termasuk menyelidiki dugaan pengeroyokan yang menyebabkan kematian terduga pelaku.

"Saat ini kami masih mendalami informasi mengenai keresahan masyarakat akibat maraknya kasus kehilangan ternak, khususnya ayam aduan, yang diduga menjadi pemicu warga melakukan aksi main hakim sendiri," imbuh Ni Luh Putu Wiwik Endrayani.

Sementara itu, Nyoman Darsana menyebut bahwa kini penyidik menangani dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan terduga pelaku meninggal dunia.

Kendati demikian, dilansir dari Tribun-Bali.com pada Minggu (26/7/2026), keluarga KD belum mengajukan laporan polisi terkait dugaan pengeroyokan tersebut.

"Masih nihil (laporan dari keluarga terduga pelaku)," kata Kapolsek Baturiti, Kompol Nyoman Darsana.

Meski belum ada laporan dari pihak keluarga, polisi memastikan penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

(TribunTrends.com/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.