- Seorang pengemudi ojek menjadi korban penembakan maling motor di Jalan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026) pukul 12.00 WIB.
Korban mengalami luka tembak pada bagian paha saat hendak menangkap komplotan pencurian sepeda motor bersenjata api yang kabur karena dikejar sejumlah warga.
Kejadian bermula ketika dua pelaku hendak menggondol unit sepeda motor Yamaha RX King milik seorang penghuni indekos di Jalan Salemba Utan Barat RT 08/RW 07, Palmeriam.
Dalam aksinya, kedua pelaku yang mengenakan masker dan helm untuk menutupi wajahnya itu awalnya mengendap-endap membuka pagar indekos tempat korban.
"Saya kira apa, apa tukang paket atau ibu-ibu di sebelah. Saya intip lah, saya curiga kayaknya tuh apa tukang paket atau apa kan," kata korban, Ilham Ardiansyah (28), di Jakarta Timur, Minggu (19/7/2026).
Korban sempat mengintip beberapa saat melalui celah jendela, hingga akhirnya mendapati pelaku berupaya membobol kunci kontak Yamaha RX King miliknya menggunakan kunci leter T.
Setelah memastikan bahwa keduanya merupakan pelaku pencurian sepeda motor, Ilham kemudian sontak menggedor pintu unit indekos dengan maksud menggagalkan pencurian.
Upaya Ilham pun berhasil, kedua pelaku seketika memilih keluar dari area indekos tanpa membawa kabur kendaraan Yamaha RX King yang hendak mereka curi sebelumnya.
Nahas, saat Ilham keluar dari dalam unit indekos dan hendak menangkap kedua pelaku, seorang pelaku seketika mengacungkan senjata api jenis pistol ke arahnya.
"Saya langsung ditodong sama pelaku yang pakai helm putih. Habis itu langsung saya ngumpet di pilar sini. Kemudian saya spontan lagi, teriak (maling) langsung di depan gerbang," ujar Ilham.
Teriakan tersebut sontak membuat sejumlah warga di lokasi mengejar kedua pelaku yang kabur dengan memacu sepeda motor jenis matik miliknya ke arah Jalan Palmeriam.
Warga melakukan pengejaran sembari terus meneriaki kedua pelaku dengan kata maling, sehingga turut memancing perhatian warga lainnya yang berada di Jalan Palmeriam.
Hingga akhirnya, sekitar 200 meter dari lokasi awal, seorang pengemudi ojek yang sedang mengantarkan penumpangnya membeli obat pada sebuah apotek berupaya menangkap pelaku.
Saksi mata, Evi Garwati (56), menuturkan korban berupaya menangkap pelaku dengan cara berdiri mengadang laju sepeda motor yang dinaiki kedua pelaku ke arah Jalan Matraman Raya.
"Korban berupaya menghalang-halangi motor malingnya. Tiba-tiba pas malingnya lewat langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Langsung korbannya ambruk, jatuh kena tembak," tutur Evi.
Setelah menembakkan peluru tersebut, kedua pelaku tancap gas ke arah Jalan Matraman Raya, sementara korban yang mengalami pendarahan berat seketika jatuh tak berdaya.
Warga yang tadinya mengejar pelaku pun akhirnya mengurungkan niatnya, mereka panik karena pelaku membawa senjata api dan melihat korban mengalami pendarahan.
Usai kejadian, warga bergegas membawa korban ke puskesmas terdekat, namun karena buruknya luka korban dirujuk ke fasilitas kesehatan lain untuk penanganan medis lebih lanjut.
Hanya saja, mereka tidak mengetahui kondisi korban karena tidak mendampingi selama perawatan dan korban bukan merupakan warga Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman.
Sepengetahuan warga, korban tercatat bermukim di Jalan Matraman Dalam, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dan berada di lokasi saat sedang mengantar penumpang.
"Pas kejadian korban enggak ngomong apa-apa, enggak pingsan. Cuman langsung jatuh lemas saja. Habis kejadian dari kemarin sudah banyak polisi datang ke sini," lanjut Evi.(*)
Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Jakarta
Editor: Akmal Khoirul Habib