Bupati Banyumas Jenguk 75 Korban Tribun Ambruk di Rumah Sakit
Daniel Ari Purnomo July 26, 2026 08:27 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono turun langsung meninjau sejumlah rumah sakit demi melihat kondisi para korban ambruknya tribun penonton pada ajang Speed Fest Round 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift di GOR Satria Purwokerto pada Minggu (26/7/2026).

Sadewo mendatangi beberapa rumah sakit tempat penanganan para korban, seperti Rumah Sakit Wijaya Kusuma (DKT) Purwokerto dan Rumah Sakit Elisabeth Purwokerto.

Dalam peninjauan tersebut, ia melihat secara langsung kondisi kesehatan para korban yang sedang mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Baca juga: Tribun VIP GOR Satria Ambruk Saat Penonton Berebut Merchandise

Tidak hanya menyapa para korban luka, Bupati Banyumas turut berbincang dengan pihak keluarga yang setia mendampingi di ruang perawatan.

Ia memberikan suntikan moral sekaligus memastikan seluruh rangkaian proses penanganan berjalan sesuai dengan kebutuhan medis korban.

Tinjau Rumah Sakit

"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan seluruh penanganan medis bagi para korban berjalan optimal, sekaligus memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya," ujar Sadewo saat berada di RS DKT Purwokerto.

Menurut pandangan Sadewo, keselamatan serta kesehatan para korban kini menjadi prioritas paling utama bagi pihak pemerintah daerah.

Selain menjamin proses pengobatan berlangsung maksimal, Pemkab Banyumas memberi perhatian khusus pada pemulihan fisik maupun mental para korban pascamusibah.

Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah saat ini terus menjalin koordinasi bersama penyelenggara acara dan instansi terkait demi memenuhi seluruh kebutuhan perawatan korban.

"Kami mencoba berkoordinasi dengan penyelenggara dan instansi terkait agar penanganan medis para korban dapat ditanggung dengan tuntas, fokus kita di situ dulu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.

Langkah cepat yang diambil Pemerintah Kabupaten Banyumas tersebut memperoleh apresiasi positif dari kalangan keluarga korban.

Kehadiran Bupati beserta jajaran Pemkab Banyumas dinilai sebagai wujud kepedulian nyata kepada warga yang sedang ditimpa musibah.

Data Korban Luka

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, para korban robohnya tribun penonton saat ini dirawat di pelbagai fasilitas kesehatan di wilayah Banyumas.

Data sementara mencatat terdapat sekira 75 orang korban yang tersebar di beberapa rumah sakit rujukan.

Fasilitas kesehatan tersebut meliputi RS DKT Purwokerto, RS Elisabeth Purwokerto, RS Orthopaedi Purwokerto, RS Margono Geriatri Purwokerto, RSUD Banyumas, serta RS Ananda.

"Total korban luka berat dan ringan sebanyak 75 orang," kata Sadewo.

"Selain 3 RS tadi juga ke Geriatri, Margono dan Ananda," lanjutnya.

"Saya sedang keliling ke semua RS mengajak tim penyelenggara untuk menyambangi dan cek kondisi korban," katanya.

Sejumlah korban dilaporkan menderita cedera patah tulang dan masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis rumah sakit.

Penanganan Korban Tuntas

Hingga kini Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama seluruh pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan para korban memperoleh pelayanan kesehatan yang paling optimal.

Sementara itu, proses penyelidikan dan investigasi mendalam mengenai penyebab pasti ambruknya tribun penonton GOR Satria masih terus berjalan di kepolisian. (jti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.