SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Pelatih anyar Madura United, Jose Manuel Gomes da Silva (Ze Gomes), bicara karakter permainan yang ingin diterapkan di Madura United untuk mengarungi musim 2026/2027.
Juru taktik asal Portugal itu menegaskan filosofi permainan efektif akan menjadi identitas baru Laskar Sapeh Kerrab.
Penegasan itu ia lontarkan saat memimpin sesi latihan perdana tim di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Latihan Perdana Ze Gomes Bikin Optimistis, Madura United Siap Tampil Agresif
Mantan arsitek Arema FC itu meyakini bahwa pendekatan taktik baru itu sangat cocok dengan karakter para penggawa Madura United.
Ia menginginkan anak asuhnya tidak hanya mendominasi bola, tetapi juga langsung menekan lawan ketika kehilangan penguasaan.
"Karakter permainan dengan penguasaan bola. Setelah hilang bola, ada kecepatan kami bereaksi untuk dapat bola lagi, bermain dengan intensitas tinggi," kata Ze Gomes.
Gaya bertanding itu diproyeksikan bakal membuat permainan Madura United lebih agresif dan menarik disaksikan.
Baca juga: Madura United Tambah 4 Pemain, Slot Asing Tinggal Satu untuk Liga 1
Guna memuluskan rencananya, Ze Gomes merancang tahapan latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik para pemain.
Rencana itu akan diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pemain yang baru saja kembali dari jeda kompetisi.
"Minggu ini kami fokus dulu dengan adaptasi pemain, karena pemain baru pulang dari liburan," jelasnya.
Sesi penguji daya tahan tubuh serta pemantapan strategi ofensif maupun defensif telah disiapkan dalam agenda pekan depan.
"Minggu depan kami ada tes fisik, setelah itu baru kami melakukan rencana kami seperti apa. Tapi dalam sesi latihan setiap hari, kami tetap ada penekanan untuk pres kalau hilang bola, termasuk taktik organisasi defensif dan ofensif, dalam waktu dekat akan dilatih juga," tambah Ze Gomes.
Di tengah perombakan besar-besaran, Madura United telah mendatangkan sedikitnya 10 amunisi anyar untuk memperkuat kedalaman tim.
Meski dihuni banyak wajah baru, Ze Gomes optimistis anak asuhnya mampu mencapai performa puncak sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai pada awal September 2026.
"Kami ada lima minggu sampai pertandingan pertama. Masih ada waktu panjang untuk ke sana, sehingga kami bisa tahu bagaimana karakter mereka untuk main ke depan," ungkap pelatih berusia 49 tahun itu.
Ia menyambut gembira respons positif dan aura antusias yang ditunjukkan seluruh skuad di lapangan.
"Yang penting buat coach, mereka bisa enjoy ke lapangan. Itu masih dalam proses, tapi ke depan lebih bagus lagi," pungkasnya.