Keluarga Korban Penembakan Oknum Pegawai Lapas Lubuk Linggau Minta Perkara Dibuka Transparan
tarso romli July 26, 2026 08:27 PM

 

Baca juga: Tiga Spesialis Pemalak Sopir-sopir di Muara Enim Ditembak, Para Korban Selalu Ditodongkan Pisau

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Keluarga korban penembakan oleh oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuklinggau meminta pihak kepolisian agar mengungkap kasus ini secara transparan dan terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Korban berinisial ADP (20), warga RT 01, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, hingga kini masih terbaring lemah pascamenjalani operasi akibat luka tembak di bagian perut di Rumah Sakit Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Ardi (37), orang tua sambung korban, mengaku pihak keluarga belum bisa meminta keterangan langsung kepada korban karena kondisinya yang masih sangat lemah.

Informasi yang mereka terima sejauh ini baru berasal dari pihak kepolisian.

"Kami belum dapat informasi lengkapnya karena korban ini masih lemah, belum bisa ditanya, baru dapat informasi dari polisi," ungkap Ardi kepada Tribunsumsel.com, Minggu (26/7/2026).

Ia menegaskan, pihak keluarga berharap penanganan perkara ini dilakukan secara objektif.

Menurutnya, keseharian korban hanyalah seorang pencari barang rongsokan keliling dan bukan seorang pencuri seperti yang diisukan.

"Sekarang masih simpang siur. Setahu kami, anak kami itu pencari barang rongsokan keliling, bukan pencuri," tegasnya.

Ia juga menyayangkan tindakan penembakan tersebut.

Sekalipun korban dituduh memasuki pekarangan rumah orang lain, menurutnya tindakan penembakan tidak dibenarkan jika hanya berdalih memergoki korban berada di pohon durian.

Seharusnya korban diberikan peringatan terlebih dahulu.

Sebelumnya, insiden penembakan ini terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jogo Boyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Sabtu (25/7/2026) sore.

Peristiwa bermula saat oknum petugas Lapas berinisial IG melihat korban berada di atas pohon durian di depan rumahnya.

Oknum pegawai Lapas tersebut diduga menggunakan senjata api organik keamanan Lapas untuk menembak korban.

Pasca-kejadian, senjata api yang digunakan pelaku langsung ditarik dan diamankan oleh pihak internal Lapas Lubuklinggau.

Baca juga: Operator Alat Berat PT BCM yang Ditembak OTK Berangsur Pulih, Perusahaan Minta Polisi Ungkap Pelaku

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Kota Lubuklinggau, Budi Yularno, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang melibatkan pegawainya tersebut.

Secara terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut. Ia menyatakan bahwa jajarannya telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan proses penyelidikan serta penyidikan di lapangan.

"Laporan sudah kita terima dan saat ini masih proses penyidikan serta masih dilakukan proses penyelidikan di lapangan," singkatnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.