Hari Mangrove Sedunia, Ribuan Bibit Mangrove Ditanam di Muara Palatar Agung Pangandaran
Machmud Mubarok July 26, 2026 09:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Peringatan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juli dimanfaatkan masyarakat pesisir di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan menggelar aksi penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir yang dinilai rawan abrasi dan kerusakan lingkungan.

Kegiatan itu berlangsung di kawasan Muara Palatar Agung, Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Minggu (26/7/2026). 

Sedikitnya 5.000 bibit mangrove ditanam secara gotong royong oleh masyarakat pesisir bersama relawan kebencanaan, komunitas lingkungan, nelayan, serta stakeholder lain.

Aksi penghijauan ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mengurangi risiko abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim yang tentu semakin dirasakan masyarakat di wilayah pantai.

Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, menyampaikan, penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

"Penanaman mangrove ini sebagai upaya bersama untuk menjaga lingkungan pesisir agar tetap lestari," ujar Andi kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Minggu sore.

Baca juga: BNPB Dorong Pangandaran Perkuat Mitigasi Tsunami Lewat Penanaman Mangrove di Pesisir

Baca juga: Ribuan Pohon Mangrove Ditanam di Teluk Pangandaran, Upaya dalam Turunkan Emisi Karbon

Menurutnya, mangrove memiliki fungsi penting menahan abrasi, menjaga habitat biota laut, sekaligus menjadi benteng alami menghadapi ancaman gelombang dan perubahan iklim.

Ia berharap, penanaman mangrove dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, terutama generasi muda.

"Agar, mereka juga selalu peduli dengan lingkungan," katanya 

Ketua Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan penanaman 5.000 bibit mangrove itu bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia yang dipusatkan di Muara Palatar Agung, Desa Bagolo.

"Pada hari mangrove sedunia ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga ekosistem pesisir. Mangrove memiliki manfaat besar, tidak hanya melindungi garis pantai dari abrasi, tapi juga menjadi habitat berbagai biota laut yang bernilai ekonomi bagi masyarakat," ucap Nana. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.