POS-KUPANG.COM, KUPANG – Pengprov MPI NTT siap menggelar kejuaraan di Kupang, Agustus 2026. Saat ini, pendaftaran atlet secara online sudah dibuka.
Pembina MPI NTT, Marsma TNI, Somad, SIP yang juga Danlanud El Tari Kupang mengatakan, kejuaraan ini nanti terbuka untuk umum. “Jadi kalau kita turnamen kita open, berarti semua wilayah dari negara kita Indonesia ini boleh mendaftar,” jelasnya.
Ketua Pengprov MPI NTT, Kolonel Adm Burhanudin,SP mengatakan, saat ini yang mendaftar secara online sudah 34 orang. Ditambah peserta dari TNI Angkatan Laut, jelas Burhanudin, sudah 60 atlet yang mendaftar.
“Dari Angkatan Laut yang mendaftar 15 orang. Jadi sudah sekitar 60 atlet yang siap ikut lomba di sini. Ini belum ditambah dengan atlet binaan MPI NTT,” jelas Burhanudin.
Dia menambahkan bahwa MPI DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan sudah mengkonfirmasikan keikutsertaannya di kejuaraan ini. Meski saat ini DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan belum menginformasikan jumlah atletnya, namun yang pasti mereka siap berpartisipasi.
“Kita di NTT beruntung karena punya venue yang sudah siap dipakai. Daerah lain belum ada. Apalagi kita akan jadi tuan rumah PON, sehingga mereka pasti ingin datang untung coba venue di sini. Bahkan DKI Jakarta berencana untuk try out sendiri di Kupang,” jelas Burhanudin.
Untuk kejuaraan ini, kata Burhanudin, baru akan dilombakan tiga nomor, yakni lari, menembak dan obstacle. Sementara untuk renang dan anggar, karena venuenya belum siap, sehingga belum bisa dilombakan.
“Mungkin nanti setelah venue anggar dan renang siap, kami bikin lomba lagi. Jadi untuk sementara hanya di lari, menembak dan obstacle,” jelas Burhanudin.
Pelatih MPI NTT, Tatiek Setiawati di sela-sela latihan di Kompleks Lanud El Tari, Kupang, Sabtu (25/7) mengatakan optimis atlet NTT akan meraih prestasi di PON XXII NTT-NTB 2028. Tatiek yang juga pemegang lisensi pelatih atletik NTT itu mengakui kalau progres latihan para atlet mengalami peningkatan.
“Ada peningkatan dari performa mereka. Misalnya di obstacle. Minggu lalu mereka catat waktu tercepat 34 detik. Tapi hari ini sudah 32 detik. Dengan latihan teratur, disiplin dan kontinyu, saya yakin catatan waktu ini akan lebih tajam di waktu mendatang. Ini termasuk di nomor lari. Sementara untuk menembang, anggar dan renang, kami akan berusaha lebih maksimal untuk penyesuaian,” kata Tatiek. (eko)