TRIBUNSUMSEL.COM,BANYUASIN -- Unit Gakkum Satlantas Polres Banyuasin sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi terkait kecelakaan beruntun di Jalintim Palembang-Betung, tepatnya di KM 67 Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik Ibrahim melalui Kanit Gakkum Ipda Nurman menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi, kecelakaan beruntun yang terjadi di KM 67 dikarenakan truk tangki bermuatan CPO tidak kuat menanjak sehingga mundur dan menabrak sejumlah kendaraan yang ada di belakangnya.
"Kendaraan Fuso tangki BG 8526 MI yang dikemudikan oleh Zulkarnain datang dari arah Palembang tujuan Jambi, setibanya di TKP yang merupakan jalan tanjakan, kendaraan Fuso tangki tersebut mundur ke belakang. Saat mundur itulah, truk hilang kendali dan menabrak kendaraan yang ada di belakangnya," katanya, Minggu (26/7/2026).
Saat truk tangki yang mundur dan hilang kendali, langsung menabrak kendaraan Suzuki Carry nopol B 9206 MX yang dikemudikan Heriyanto. Karena masih hilang kendali, truk tangki kembali menabrak truk Fuso nopol BA 9931 DU dan Fuso Box nopol BE 8652 NV yang terparkir di bahu jalan sebelah kiri.
Kedua truk yang parkir ini dalam kondisi mati mesin karena sedang menunggu antrean mengisi BBM. Akibatnya, semua kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah di bagian depannya. Sedangkan, truk tangki terguling dan membuat muatan CPO yang ada di dalam tangki tumpah ke badan dan bahu jalan.
Truk tangki yang diduga menjadi penyebab kecelakaan saat ini sudah dievakuasi dan sudah diamankan. Begitu pula dengan sejumlah truk yang terkena dampak dari truk tangki bermuatan CPO.
"Saat ini, kami masih berupaya untuk melakukan penguraian kepadatan kendaraan yang ada di lokasi. Karena, saat kejadian badan jalan tertutup hingga menyebabkan antrean panjang kendaraan, baik yang datang dari arah Jambi maupun dari arah Palembang," pungkasnya.