TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku musik Indonesia kembali menunjukkan gaungnya di panggung dunia.
Kali ini bukan lewat musik pop atau band, melainkan penampilan orkestra yang membawakan lagu-lagu Nusantara hingga sukses memikat juri internasional di Beijing, Tiongkok.
Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Exemplary Orchestra Award, penghargaan tertinggi dalam ajang International Youth Orchestra Art Week & The 15th Soong Ching Ling International Exchange Camp 2026 yang berlangsung pada 18-23 Juli di Beijing.
Baca juga: 17 Tahun Berkarya di Musik, The Virgin Meriahkan LokaryaFest, Cak Imin Sing A Long
Prestasi tersebut terasa istimewa karena TRUST bersaing dengan 25 orkestra muda dari berbagai negara seperti Tiongkok, Rusia, Uzbekistan, Turkmenistan, hingga Bulgaria.
Di bawah arahan Music Director sekaligus Resident Conductor Dr. Nathania Karina, sebanyak 60 musisi Indonesia berhasil membawa lagu-lagu Nusantara bersinar ketika dikemas dalam balutan musik simfoni.
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah aransemen lagu daerah Aceh, Bungong Jeumpa.
Karya itu menjadi sajian andalan TRUST yang berhasil memukau dewan juri sekaligus mengantar mereka membawa pulang penghargaan tertinggi festival tersebut.
"Penghargaan ini menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi seluruh anggota TRUST," ujar Dr. Nathania Karina dalam wawancara virtual, Minggu (26/7/2026).
"Kami sangat bangga dapat membawa warna musik Indonesia, khususnya lagu Bungong Jeumpa yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan kami di Beijing, ke pentas dunia," katanya.
Tak berhenti di panggung kompetisi, perjalanan TRUST di Beijing berlanjut dengan penampilan spesial dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing pada 24 Juli 2026 kemarin.
Mengusung tajuk A Musical Tapestry of the Archipelago, para musisi muda Indonesia membawakan deretan lagu daerah seperti Sirih Kuning, Yamko Rambe Yamko, Anging Mammiri, Rasa Sayange, Janger, hingga lagu legendaris Laskar Pelangi.
Mereka juga menyuguhkan lagu tradisional Tiongkok Jasmine Flower (Mo Li Hua) sebagai simbol persahabatan budaya.
Momen paling berkesan hadir ketika TRUST berkolaborasi dengan musisi lokal Tiongkok yang memainkan alat musik tradisional Erhu dan Pipa dalam membawakan lagu Tanah Air dan Indonesia Pusaka.
Perpaduan instrumen khas Nusantara, orkestra simfoni, dan alat musik tradisional Tiongkok menghadirkan pertunjukan yang mendapat sambutan meriah dari para penonton.
Wakil Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Dr. Irene, mengaku bangga melihat penampilan para musisi muda Indonesia yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Tanah Air kepada dunia.
"Konser TRUST Orchestra yang diselenggarakan KBRI Beijing ini hadir dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-81," bebernya.
"Saya ingin memperlihatkan kepada mata dunia betapa luar biasanya kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Saat menonton TRUST main secara langsung, terbakar api semangatnya. I am so proud of you," ujar Dr. Irene.
Keberhasilan TRUST menjadi bukti bahwa musik Indonesia memiliki banyak wajah untuk menembus panggung internasional.
Bukan hanya melalui lagu-lagu populer, tetapi juga lewat kekuatan orkestra yang mampu mengangkat kekayaan budaya Nusantara hingga mendapat apresiasi di hadapan publik dunia.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)