TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Andi Nur Khaerani tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat namanya diumumkan sebagai Ana'dara Duta Wisata Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) 2026.
Prestasi itu menjadi puncak perjuangannya setelah melewati proses seleksi yang ketat bersama puluhan peserta lain.
Malam puncak Pemilihan Duta Wisata Sidrap 2026 berlangsung di Aula Saromase SKPD, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Sabtu (25/7/2026).
Dari 30 pendaftar, hanya 13 finalis yang berhasil melangkah hingga babak penentuan setelah melalui seleksi administrasi, audisi, dan masa karantina.
Di hadapan dewan juri, Andi Nur Khaerani tampil meyakinkan.
Kemampuannya menjawab pertanyaan, berbicara di depan publik, serta penguasaan materi tentang pariwisata dan budaya Sidrap mengantarkannya meraih nilai tertinggi sekaligus menyandang gelar Ana'dara Duta Wisata Sidrap 2026.
Baca juga: Pemuda Luwu Timur Syauqi Madani Juara I Duta Wisata Sulawesi Selatan 2025
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqa di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, tempat ia menempuh pendidikan.
Pada kategori putra, gelar Kallolo Duta Wisata Sidrap 2026 diraih Taufiq Hidayat dari Universitas Muhammadiyah Rappang.
Sementara itu, Juara II kategori putra diraih Andika Lukman dari ITKES Muhammadiyah Sidrap, sedangkan Juara II kategori putri diraih Rida Amaliah dari Kecamatan Pancarijang.
Adapun Juara III kategori putra diraih Firgiawan dari Kecamatan Maritengngae.
Sedangkan Juara III kategori putri diraih Andi Melati Putri yang juga berasal dari Kecamatan Maritengngae.
Malam puncak pemilihan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Andi Rahmat Saleh serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidrap, Muhammad Aries Yasin.
Aries mengatakan, ajang Duta Wisata bukan sekadar kompetisi memilih figur terbaik, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan sektor pariwisata.
"Kita ingin melihat potensi anak-anak muda Sidrap dan sekaligus menjadikan Duta Wisata tersebut berdampak nyata bagi pariwisata Sidrap ke depan," ujar Aries kepada Tribun-Timur.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata kembali menghadirkan ajang tersebut sebagai upaya melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan kepariwisataan, memahami budaya lokal, serta mampu menjadi komunikator yang baik.
Para finalis diharapkan dapat menjadi wajah promosi Kabupaten Sidrap dengan memperkenalkan berbagai potensi wisata dan kekayaan budaya kepada masyarakat yang lebih luas.
Aries menambahkan, setelah sempat vakum selama beberapa tahun dan kembali digelar pada 2025, ajang Duta Wisata diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak talenta muda Sidrap yang lahir dan berperan aktif dalam memajukan sektor pariwisata daerah.
"Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar putra-putri Sidrap bisa menumbuhkan bakatnya sehingga Sidrap bisa menemukan talenta-talenta berbakat," tutupnya.(*)