Mukjizat di Laut Bali, Kisah Haru 6 ABK KM Genius Bertahan Hidup di Atas Styrofoam
Adrianus Adhi July 27, 2026 12:32 AM

SURYA.co.id, Banyuwangi - Enam anak buah kapal (ABK) KM Genius berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah kapal kayu yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Laut Bali, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (25/7/2026)

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran tim penyelamat harus berhadapan dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

Peristiwa bermula saat kapal berbobot 45 Gross Tonnage (GT) tersebut bertolak dari Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi, menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, dengan membawa muatan bahan kebutuhan pokok (sembako).

Namun, di tengah pelayaran, kapal mengalami kerusakan fatal berupa patah as mesin utama yang menyebabkan air masuk ke dalam palka hingga kapal perlahan tenggelam.

Guna bertahan hidup di tengah laut lepas, keenam kru kapal berinisiatif merakit kotak-kotak styrofoam pembungkus perbekalan sebagai pelampung darurat. Mereka terombang-ambing di laut sembari menunggu bantuan datang.

Mendapat laporan kejadian, tim SAR gabungan dari Basarnas Banyuwangi dan Satpolairud Polresta Banyuwangi langsung bergerak cepat melakukan pencarian menggunakan perahu karet (RIB).

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, menjelaskan bahwa cuaca buruk sempat menyulitkan proses pencarian.

"Angin saat itu merupakan angin muson timur yang bertiup kencang dengan ketinggian gelombang mencapai sekitar dua meter," ujar Kompol Wahyudi kepada SURYA.co.id

Ia juga menambahkan, tim penyelamat sempat kesulitan mendeteksi posisi rakit darurat dari kejauhan karena terhalang gulungan ombak. Warna pelampung oranye yang dikenakan para korban kerap tenggelam dan muncul kembali di balik ombak besar.

Setelah pencarian intensif, tim SAR akhirnya berhasil menemukan titik koordinat para korban. Seluruh ABK dievakuasi satu per satu ke atas kapal penyelamat, diikuti penyelamatan barang-barang pribadi mereka yang masih tersisa.

Keenam korban selamat diidentifikasi sebagai Panji Mukhtar selaku nakhoda, bersama lima ABK lainnya yaitu Heru Herlambang, Fabiayyi, Mamat, Maksum, dan Sahril.

Setibanya di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, para korban langsung mendapatkan pemeriksaan medis awal dari petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebelum diserahkan kembali kepada keluarga mereka. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap kecelakaan KM Genius ini resmi ditutup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.