Usut Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Saksi dan CCTV di Sekitar Klinik Kecantikan Jakarta Selatan
Adi Suhendi July 27, 2026 12:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pria bernama Sutrimo ditemukan meninggal dunia secara misterius di depan sebuah klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026).

Sutrimo diduga merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Namun kabar itu masih menjadi bagian yang didalami penyidik kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menyatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain olah TKP, polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi sekaligus rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Kita habis cek TKP terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV," kata AKBP Iskandarsyah kepada wartawan Minggu (26/7/2026).

Baca juga: Menilik Klinik di Jaksel Tempat Sutrimo Ditemukan Tewas: Bangunan Terbengkalai hingga Rusak

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut terkait profesi korban saat ini masih proses penyeldikan.

"Masih didalami," ujarnya.

Mulut dan Hidung Korban Keluarkan Busa

Kombes Budi menerangkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi mulut dan hidung korban mengeluarkan busa.

Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.

Baca juga: Polisi Buka Suara Kabar Kepala Rumah Tangga Eks Jampidsus Ditemukan Tewas di Kebayoran Baru

Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan untuk mendalami informasi dan rangkaian peristiwa tersebut.

Penyelidik saat ini masih mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. 

Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” jelasnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

Klinik Sudah Lama Tak Beroperasi

Klinik tempat Sutrimo ditemukan tewas pada Kamis (23/7/2026) disebut sudah lama tidak beroperasi.

Dari luar, kondisi klinik yang terletak di Jl Kramat Pela No.208 7, RT 11 RW11, Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, tersebut terlihat terbengkalai. 

Gerbang klinik berwarna hitam terpantau dalam keadaan tertutup rapat dan terkunci. 

Di halaman klinik, daun-daun kering tampak berserakan. Di sela-sela paving block juga tumbuh rumput liar dan tanaman kecil yang menandakan area tersebut sudah lama tidak terawat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.