Polisi Cari Petunjuk di Klinik Jaksel Usut Kematian Sutrimo, Angkut Sepeda Motor yang Terparkir
Adi Suhendi July 27, 2026 04:18 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi hingga kini masih mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kematian misterius Sutrimo di depan Klinik Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kematian Sutrimo menjadi sorotan, karena dikabarkan yang bersangkutan merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Pada Minggu (26/7/226) malam, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk mencari barang bukti di sekitar lokasi termasuk di bagian dalam klinik.

Proses pencarian barang bukti tersebut dilakukan polisi kurang lebih sekitar satu jam dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen termasuk sepeda motor hitam yang sebelumnya terparkir di halaman klinik.

Sepeda motor tersebut diangkut polisi menggunakan mobil bak terbuka untuk kepentingan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menyatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga: Usut Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Saksi dan CCTV di Sekitar Klinik Kecantikan Jakarta Selatan

Selain olah TKP, polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi sekaligus rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Kita habis cek TKP terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV," kata AKBP Iskandarsyah kepada wartawan Minggu (26/7/2026).

Polisi pun saat ini sudah mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Hingga saat ini polisi belum mengetahui pasti penyebab kematian Sutrimo.

"Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya korban dikira warga sekitar pingsan.

Baca juga: Menilik Klinik di Jaksel Tempat Sutrimo Ditemukan Tewas: Bangunan Terbengkalai hingga Rusak

Sutrimo ditemukan tergeletak di depan klinik kesehatan.

Kemudian korban dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan menggunakan ambulans.

Setelah diperiksa pihak rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Setelah mendapatkan informasi soal adanya kematian tak wajar dari korban, polisi bergerak melakukan penyelidikan.

Polisi memeriksa pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Budi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Kenapa Jadi Sorotan?

Kasus kematian Sutrimo menjadi sorotan karena yang bersangkutan disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Namun mengenai kabar tersebut, polisi masih mendalaminya.

Febrie Adriansyah sendiri menjadi sorotan publik setelah mantan Jampidsus Kejagung tersebut menjadi tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kini Febrie mendekam di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah yang bersangkutan diperiksa penyidik Kejaksaan Agung pada Jumat, 24 Juli 2026.

 

(Tribunnews.com/ adi/ reynas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.