Hendak Belanja Ikan di Pasar Bersehati, Anggota DPRD Manado Terkejut Tak Ada Pedagang
Glendi Manengal July 27, 2026 12:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota DPRD Manado dari partai Golkar Adolfien Wangania datang ke pasar Bersehati Manado, Senin (27/7/2026).

Datang untuk belanja ikan, ia mendapati tak ada yang jualan ikan disana.

Adolfien mengenakan kaos hitam dan terlihat seperti ibu ibu yang hendak belanja.

Diketahui para pedagang ikan mogok jualan karena memprotes pembuatan pagar di depan lokasi jualan.

Tak hanya mogok. 

Mereka juga menggelar unjuk rasa di sejumlah titik. 

Ia terkejut dan mempertanyakan hal tersebut.

Saat itu tengah berlangsung penertiban cool box di tempat tersebut yang dipimpin langsung Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk.

Tensi sempat tinggi.

Ia kemudian terlihat berbicara dengan Lucky Senduk.

Adolfien meminta agar nasib para pedagang ikan dapat diperhatikan.

"Karena ini adalah mata pencaharian mereka," katanya.

Pada prinsipnya ia mendukung penertiban tersebut asalkan dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan pada pedagang.

Adolfien mengaku pernah menyampaikan aspirasi ke Walikota Manado Andrei Angouw perihal bau busuk dari pasar yang tercium hingga ke Jembatan Sukarno.

Terkait kedatangannya di Pasar, ia mengaku untuk belanja ikan.

"Saya sering belanja di sini" katanya.

Untuk hari ini, kata dia, ia datang beli ikan pagi pagi karena sudah akan berangkat pada sore hari.

Lucky menyatakan sudah ada 50 - an pedagang yang biasa jualan di luar untuk ditampung di dalam pasar.

"Kapasitas di dalam masih cukup," kata dia.

Ungkap dia, penertiban Cool Box dilakukan untuk membersihkan cool box yang menumpuk dari jalan, lapak hingga saluran air.

DEMO - Pedagang Pasar Bersehati Manado demo menolak kebijakan terkait penataan hanggar ikan segar, Senin (27/7/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes terkait dengan pemagaran keliling hanggar ikan.
DEMO - Pedagang Pasar Bersehati Manado demo menolak kebijakan terkait penataan hanggar ikan segar, Senin (27/7/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes terkait dengan pemagaran keliling hanggar ikan. (Tribun Manado/Fernando_Lumowa)

Baca juga: Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk Heran Pedagang Tolak Hangar Ditata: Tak Komitmen, Penuh Cool Box

Ibu-ibu Kebingungan

Mogok berjualannya pedagang ikan di Pasar Bersehati, kota Manado, provinsi Sulut, Senin (27/7/2026) hebohkan kota Manado.

Pasalnya ikan adalah komediti utama di Manado dan di pasar bersehati stoknya melimpah dan murah.

Paling heboh adalah emak - emak.

Mereka terkejut, agak shock, ketika ikan tak tersedia di Pasar.

Lili seorang warga mengaku disuruh beli udang oleh majikannya untuk acara malam hari.

Alangkah terkejutnya ia ketika melihat pasar itu kosong.

"Padahal saya datang pagi - pagi," katanya.

Rupanya bosnya tidak percaya.

Hingga Hana pun terpaksa video call pada bosnya.

Ia menunjukkan pada bosnya lapak yang kosong.

Dapat instruksi dari bosnya untuk tetap cari udang, terpaksa ia pergi ke pasar lain.

"Mungkin saya mau cari di pelelangan," kata dia.

Hana, seorang warga Politeknik datang jauh jauh ke Pasar Bersehati untuk beli ikan.

Ia kecele Karena ikan tak ada. 

Pedagang tak jualan.

"Saya sempat kebingungan, kemudian ada yang menawarkan pergi saja ke pasar lain," katanya.

Terpaksa ia ke pasar Karombasan. 

Meski harus rogoh kocek lebih dalam untuk biaya transportasi.

Idris seorang pedagang mengaku tetap menolak menjual ikan kendati ia kasihan pada warga yang sudah terlanjur datang ke pasar Bersehati "Kita tetap komit," katanya.

Ia mengaku sudah menyuruh pelanggannya untuk beli ikan banyak banyak pada hari sebelumnya karena akan ada demo.

Pedagang Ikan Mogok Jualan

Pedagang ikan di Pasar Bersehati Manado, Sulut, mogok jualan, Senin (27/7/2026) pagi.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas pemasangan pagar di depan lokasi jualan.

Para pedagang berencana melakukan unjuk rasa di sejumlah lokasi mulai Senin pagi.

Amatan Tribunmanado.com, Senin (27/7/2026) pagi, tak ada aktivitas penjualan ikan di lokasi tersebut. 

Di sana hanya ada meja dan kursi kosong.

Terpal menutupi sejumlah meja pada bagian luar yang terpapar langsung cahaya matahari pagi.

Kas - kas berisi ikan ditumpuk di lantai.

Atau dinaikkan di atas lapak. Ikan lenyap. 

Penjualnya memilih berada di luar lokasi jualan, bersiap untuk melakukan unjuk rasa.

Masih pagi, suhu sudah terik. 

Begitupun suasana. Mobil demo sudah disiapkan yang memutar lagu lagu perjuangan.

Para pembeli yang datang sempat terkejut dengan tutupnya lokasi penjualan ikan tersebut.

Mereka kebingungan hendak beli ikan dimana.

Soalnya pasar bersehati merupakan salah satu lokasi penjualan ikan yang cukup besar di Manado dengan harga murah.

"Wah tutup ya hari ini," kata 

Wati seorang pembeli.

Datang ke pasar bersehati pagi pagi, Wati bermaksud borong ikan untuk keperluan beberapa hari.

Ia ingin membeli ikan cakalang fufu, deho serta Tuna.

Seorang pedagang yang enggan disebut namanya mengatakan semua pedagang ikan sepakat tutup sementara untuk berunjuk rasa memprotes keberadaan pagar.

"Kami semua sepakat tidak jualan hari ini," katanya.

Dirinya belum tahu kapan pasar akan dibuka lagi.

Semua bergantung pada hasil unjuk rasa nanti.

Dirinya mengaku sesungguhnya merasa kasihan pada para pelanggan, terutama langganan.

"Kemarin saya sudah bilang ke mereka, beli ikan banyak banyak hari ini, soalnya esok kami mau berdemo," katanya. (Art)

(TribunManado.co.id/Art)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.