Tak perlu keluar kota, Jakarta dan sekitarnya punya berbagai destinasi wisata alam dengan tema edukatif untuk anak. Kamu bisa memilih, mana yang sekiranya menjadi kesukaan si kecil.
7 Tempat Wisata Alam Ramah Anak dan Murah di Sekitar Jakarta
1. Taman Margasatwa Ragunan
- Waktu Operasional: Selasa sampai Minggu, pukul 07.00 hingga 16.00 WIB (Senin libur).
- Posisi: Jl. RM Harsono Dalam No. 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
- Akses Masuk: Tiket masuk wajib menggunakan kartu Jakcard Bank DKI atau melalui aplikasi e-Jakcard. Satu kartu/aplikasi bisa dipakai berkelompok selama saldo mencukupi.
- Rincian Tarif Masuk:
Anak-anak: Rp 3.000
Dewasa: Rp 4.000
Sepeda Motor: Rp 3.000
Mobil Pribadi: Rp 6.000
Bus Sedang: Rp 12.500
Bus Besar: Rp 15.000
Pengunjung berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Taman Margasatwa Ragunan menggratiskan tiket masuk dalam rangka HUT ke-499 DKI Jakarta selama tiga hari, yaitu 22 Juni, 27 Juni, dan 28 Juni. Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
|
Ragunan menjadi opsi ideal bagi keluarga untuk berekreasi luar ruangan sembari mempelajari kehidupan fauna. Buah hati dapat mengamati satwa secara dekat, memberi makan, hingga berswafoto. Kawasan ini dilengkapi Pusat Primata Schmutzer, area satwa khusus anak, dan pertunjukan hewan.
Melalui kunjungan langsung, anak-anak diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati terhadap makhluk hidup. Disarankan datang saat pagi hari agar cuaca belum terlalu menyengat. Membawa kereta dorong bayi (stroller) sangat dianjurkan demi kenyamanan anak selama berkeliling di area yang luas ini.
2. Kampung Konservasi RIMBUN
- Waktu Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
- Posisi: Jl. H. Jamat No. 11, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
- Akses Masuk: Gratis (hanya bayar parkir dan wahana).
Kampung Konservasi Rimbun Foto: (Syanti/detikcom)
|
Lokasi ini menyajikan paket edukasi alam seutuhnya bagi seluruh anggota keluarga. Mulai dari gerbang kedatangan hingga area restoran, pengunjung akan disuguhi pemandangan ladang sayur, petak sawah, dan gerai hasil bumi. Pengunjung bahkan bisa mencoba pengalaman tradisional menumbuk padi menggunakan lesung.
Saat berkunjung, pastikan Anda mencoba wahana perahu getek yang dipandu oleh petugas terlatih. Tersedia pula opsi kegiatan kelompok seperti field trip dan area perkemahan. Tetap waspada saat melangkah karena beberapa jalur tanah bisa menjadi licin setelah diguyur hujan.
3. Kampung Main Cipulir (KMC)
- Waktu Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
- Posisi: Jl. Masjid Jami' Nurul Yaqin, Gang H. Ali Sairi No. 1A, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
- Akses Masuk: Hari kerja Rp 7.000, sedangkan akhir pekan atau hari libur Rp 8.000 (belum termasuk wahana).
Kampung Main Cipulir di Jakarta Selatan Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel
|
KMC memadukan konsep arena outbound dengan kolam rekreasi berbasis edukasi lingkungan. Pengunjung dapat mengikuti aktivitas bercocok tanam yang dibimbing oleh tim ahli. Berdiri di atas lahan yang rindang, tempat ini menjadi lokasi yang pas bagi para pencinta aktivitas luar ruangan.
Selain wahana ketangkasan, area pemandian air di sini dilengkapi banyak permainan air. Anak-anak dapat berenang dengan ceria. Usai beraktivitas, Anda bisa melepas lelah di pusat kuliner atau sekadar duduk santai menikmati panorama hijau yang meneduhkan mata.
4. Taman Wisata Lebah (TWL) Cibubur
- Waktu Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
- Posisi: Jl. Buperta No. 1, Cipayung, Jakarta Timur.
- Akses Masuk: Hari kerja Rp 40.000, akhir pekan Rp 50.000.
Taman Wisata Lebah, Cibubur Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom
|
Ikon patung lebah besar akan menyambut Anda di gerbang masuk, beriringan dengan deretan stup (kotak kayu) tempat penangkaran serangga penghasil madu ini. Edukasi di TWL tergolong lengkap, meliputi pengenalan jenis lebah, metode peternakan, proses panen, hingga pengolahan madu.
Di samping mendengarkan pemaparan visual dan mempraktikkan cara memanen madu, pengunjung juga bisa berfoto di dalam replika gua lebah. Fasilitas kafetaria siap menyambut Anda untuk beristirahat. Bonusnya, area ini juga dipenuhi kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan tanaman sekitar.
5. Scientia Square Park (SQP)
- Waktu Operasional: Senin-Jumat (07.00-20.00 WIB), Sabtu (06.00-22.00 WIB), Minggu (06.00-21.00 WIB).
- Posisi: Jl. Scientia Boulevard, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
- Akses Masuk: Hari kerja Rp 50.000, akhir pekan Rp 110.000 (tersedia tiket terusan).
Mengisi libur akhir pekan yang bermanfaat tentunya jadi waktu yang sangt berharga. Nggak usah jauh-jauh, maen ditengah kota juga bisa asyik kok sambil ajak keluarga. Foto: Rachman Haryanto
|
SQP menjadi pilihan utama wisata hijau modern bagi masyarakat urban. Selain area permainan yang variatif, tempat ini menyediakan fasilitas olahraga luar ruangan. Anak-anak dapat berinteraksi dengan satwa di Teepee Barn, memberi makan ikan di kolam koi, atau bermain bersama kelinci di Bunnyville.
Aktivitas interaktif lainnya meliputi pengenalan kerbau di David's Family, area ramah hewan di Petopia, serta simulasi menanam padi di Paddy's Field. SQP juga membuka kelas bercocok tanam urban melalui Kebun Kumara untuk dewasa, mulai dari teknik pembuatan kompos hingga perawatan tanaman.
6. Land's End PIK 2
- Waktu Operasional: Setiap hari, pukul 08.00 hingga 23.00 WIB.
- Posisi: Kawasan Pantai Pasir Putih, Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang (Perbatasan Jakarta Utara).
- Akses Masuk: Gratis (hanya membayar parkir kendaraan)
WKND Market Vol.05 di Land's End PIK2 Foto: dok. Agung Sedayu Group
|
Destinasi pesisir bergaya estetik ini menawarkan konsep liburan alam tepi pantai yang bersih dan modern. Anak-anak bisa bermain pasir putih yang halus, menikmati angin laut, dan berjalan-jalan di sepanjang dermaga kayu.
Di sekitar kawasan ini juga terdapat akses menuju hutan bakau (mangrove) terintegrasi. Liburan di sini memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar tentang ekosistem pantai dan pentingnya menjaga kebersihan laut dari sampah plastik sejak dini. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore hari menjelang matahari terbenam.
7. Taman Wisata Alam Angke Kapuk
mangrove Foto: (Wahyu/detikTravel)
|
Taman Wisata Alam Angke Kapuk merupakan kawasan konservasi mangrove seluas 99,82 hektar yang terletak di Kelurahan Kamal Muara, Jakarta Utara, bersebelahan langsung dengan kawasan Pantai Indah Kapuk. Ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam dan berada di bawah pengelolaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kawasan Suaka Margasatwa ini menawarkan petualangan menembus hutan bakau asli di tengah kota Jakarta. Anak-anak dapat diajak menyusuri jembatan kayu di atas rawa, naik perahu dayung bersama keluarga, hingga menanam bibit pohon mangrove secara langsung sebagai aksi nyata peduli lingkungan.
Selain udara yang relatif lebih bersih karena pasokan oksigen dari tanaman bakau, anak-anak juga bisa mengamati burung-burung air yang hidup bebas di habitat aslinya. Tempat ini menjadi opsi sempurna untuk mengedukasi anak mengenai fungsi penting hutan bakau dalam mencegah abrasi di kota pesisir seperti Jakarta.












