Dibiayai APBN, Pembangunan Sekolah Rakyat Bontang Ditargetkan Lelang Oktober 2026
Miftah Aulia Anggraini July 27, 2026 01:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, memasuki tahapan persiapan.

Proyek yang seluruh pembiayaannya ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN itu ditargetkan memasuki proses lelang pada awal Oktober 2026.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Bontang Agus Haris saat meninjau lahan seluas 8 hektare di Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, Senin (27/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Agus Haris didampingi perwakilan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta sejumlah perusahaan mitra, yakni PT Pupuk Kaltim, PT Indominco, PT PAMA, dan PT Badak NGL.

Baca juga: Wawali Agus Haris Tinjau Lahan 8 Hektare Sekolah Rakyat Bontang, Dibangun di Bontang Lestari

Agus Haris mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan segera dimulai agar dapat beroperasi pada tahun ajaran baru tahun depan.

"Luasnya 8 hektar lahan yang disiapkan pemerintah. Kami mengajak perusahaan sebagai mitra untuk mendukung pembangunan sekolah ini," kata Agus Haris.

Menurutnya, dukungan yang diharapkan dari perusahaan berupa bantuan alat berat beserta operator untuk mendukung pekerjaan awal di lapangan.

Sebagai dasar pelaksanaan pembangunan, perusahaan juga meminta pemerintah melengkapi peta serta data topografi yang akurat.

Baca juga: Anggota DPRD Samarinda Anhar Soroti Tata Kelola dan Efektivitas Anggaran Program Sekolah Rakyat

"Yang kami perlukan adalah kejelasan tahapan dan alurnya. Kalau kami tahu langkah demi langkah yang harus dipenuhi, Pemerintah Kota bisa langsung bergerak dan mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat," tegasnya.

Agus Haris menjelaskan, dokumen Detail Engineering Design (DED) beserta rincian anggaran telah diserahkan kepada pemerintah pusat. Seluruh biaya pembangunan Sekolah Rakyat akan dibiayai melalui APBN.

Tahapan berikutnya adalah proses lelang yang diperkirakan dimulai pada awal Oktober 2026.

"Targetnya bisa selesai 8 bulan pengerjaan," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.