TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia atau IPSI Kaltim periode 2026–2030.
Kepengurusan baru langsung dihadapkan pada target mempertahankan pencak silat sebagai salah satu penyumbang medali emas andalan Kaltim di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Seno Aji terpilih dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) IPSI Kaltim yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7/2026).
Dalam waktu dekat, IPSI Kaltim akan menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari Porprov Paser, Kejuaraan Nasional, Babak Kualifikasi PON hingga PON NTB-NTT.
Baca juga: IPSI Kaltim Rumuskan Strategi Pertahankan Prestasi Emas Pencak Silat di PON XXII 2028 NTT-NTB
Seluruh agenda tersebut menjadi ujian awal bagi kepengurusan baru.
Seno Aji mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan bukan langsung menyusun program pertandingan, melainkan memperkuat fondasi organisasi melalui pembentukan kepengurusan dan rapat kerja.
"Alhamdulillah saya mendapat amanah besar ini secara aklamasi. Setelah kepengurusan lengkap dan SK terbit, kami akan segera dilantik, lalu menggelar rapat kerja. Itu penting untuk menyatukan visi seluruh pengurus sebelum masuk ke program pembinaan," ujarnya kepada TribunKaltim.co.
Ia menegaskan seluruh program pembinaan akan diarahkan untuk menghadapi target besar Kalimantan Timur pada PON mendatang.
Baca juga: IPSI Kaltim Beri Bonus Rp215 Juta kepada Atlet dan Pelatih Pencak Silat Peraih Medali di Pra PON
"Kita menyongsong PON NTB-NTT. Harapan kami IPSI Kaltim kembali menyumbangkan medali sebanyak mungkin untuk daerah," tuturnya.
Seno Aji mengungkapkan pencalonannya sebagai Ketua IPSI Kaltim berawal dari mandat yang diberikan sejumlah perguruan pencak silat di Kalimantan Timur dan mendapat dukungan dari Pengurus Besar IPSI.
"Saya menerima amanah dari perguruan, kemudian mendapat sambutan positif dari PB IPSI untuk menakhodai IPSI Kaltim. Ini menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan bersama," imbuhnya.
Saat ditanya mengenai ketidakhadiran Ketua IPSI Kaltim sebelumnya, Andi Harun, Seno Aji memilih tidak berspekulasi.
Baca juga: Wakil Ketua Umum PB IPSI Lantik Pengurus IPSI Kaltim di Samarinda, Sugiono: Amanah Ini Dijaga
"Saya tidak tahu persoalannya. Yang jelas, mandat ini datang dari bawah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Andi Harun yang selama ini sudah menakhodai IPSI Kaltim," ucapnya.
Sementara itu, mewakili Ketua KONI Kaltim, Wakil Ketua V KONI Kaltim Roni Andi Pangajoang menegaskan kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga reputasi IPSI sebagai salah satu cabang olahraga paling produktif bagi Kalimantan Timur.
"IPSI sudah punya brand sebagai penyumbang prestasi. Tugas pengurus baru bukan hanya menjaga, tetapi meningkatkan capaian itu," tegasnya.
Roni menambahkan, KONI Kaltim akan terus mengawal pembinaan pencak silat karena cabang olahraga tersebut tetap menjadi salah satu tumpuan untuk mewujudkan target Kalimantan Timur masuk tiga besar pada PON mendatang. (*)