TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Wakil Walikota Bontang, Agus Haris kembali meninjau lokasi seluas 8 hektare, di wilayah Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, yang disiapkan untuk membangun sekolah rakyat, Senin (27/7/2026).
Politisi Gerindra ini ke lokasi bersama perwakilan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas PUPR, serta sejumlah perusahaan mitra seperti PT Pupuk Kaltim, PT Indominco, PT PAMA, dan PT Badak NGL.
Dalam keterangan pers yang diterima TribunKaltim.co, Agus Haris menyampaikan dari lahan tersebut akan segera dikerjakan pembangunan Sekolah Rakyat.
Targetnya pada tahun ajaran baru tahun depan, sekolah itu bisa beroperasi.
Baca juga: Tinjau Sekolah Rakyat Palaran Samarinda, Kemensos Kejar Target Operasional 270 Siswa
"Luasnya 8 hektar lahan yang disiapkan pemerintah. Kami mengajak perusahaan sebagai mitra untuk mendukung pembangunan sekolah ini," kata Agus Haris.
Dukungan yang dimaksud, sambung Agus Haris adalah bantuan alat berat beserta operatornya.
Hal tersebut sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
Perusahaan meminta kelengkapan peta serta data topografi yang akurat.
Baca juga: 485 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Sekolah Rakyat di Tarakan, Simak Jadwal hingga Tahap Selanjutnya
"Yang kami perlukan adalah kejelasan tahapan dan alurnya. Kalau kami tahu langkah demi langkah yang harus dipenuhi, Pemerintah Kota bisa langsung bergerak dan mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat," tegasnya.
Sementara itu, DED atau detail Engineering Design dan detail harga yang dirumuskan telah diserahkan kepada Pemerintah Pusat.
Pasalnya semua biaya akan ditanggung APBN.
Tahapan selanjutnya adalah lelang yang diperkirakan akan dimulai pada awal Oktober 2026.
"Targetnya bisa selesai 8 bulan pengerjaan," pungkasnya. (*)