SURYA.co.id, JOMBANG – Persiapan menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas Jombang Jawa Timur, terus dimatangkan.
Salah satu fokus panitia adalah memastikan ribuan peserta mendapatkan tempat menginap yang nyaman selama forum tertinggi organisasi tersebut berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MA-UWH) Tambakberas menjadi salah satu lokasi yang disiapkan sebagai penginapan resmi muktamirin.
Lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) itu akan menampung sekitar 190 peserta.
Kepala MA-UWH, Faizun Amir, mengatakan pihaknya terus mematangkan seluruh persiapan agar fasilitas yang dibutuhkan peserta siap digunakan saat muktamar dimulai.
"Kami terus melakukan berbagai persiapan agar seluruh fasilitas yang dibutuhkan peserta tersedia dengan baik dan mereka merasa nyaman selama berada di sini," ujar Faizun kepada SURYA.co.id, Senin (27/7/2026).
Baca juga: Gus Kikin Siap Maju Jadi Calon Ketum PBNU, Terima Mandat PWNU Jatim
MA-UWH menyiapkan dua gedung berlantai tiga yang ditetapkan sebagai Tower A dalam pembagian kawasan akomodasi peserta.
Kedua bangunan tersebut memiliki total 19 kamar. Gedung A telah digunakan sejak 2014, sedangkan Gedung B merupakan bangunan baru yang selesai dibangun pada 2024 dan berjarak sekitar 100 meter dari gedung utama.
Untuk menunjang kenyamanan peserta, pihak madrasah melengkapi berbagai fasilitas, mulai dari pemasangan pendingin ruangan (AC), jaringan internet nirkabel (Wi-Fi), hingga penambahan kamar mandi dan toilet.
Selain itu, pengecatan ulang bangunan dan perawatan berbagai sarana penunjang juga dilakukan agar seluruh fasilitas berada dalam kondisi optimal saat digunakan.
Bagi MA-UWH, keterlibatan dalam Muktamar NU bukan sekadar menjalankan tugas kepanitiaan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada para peserta yang datang ke Jombang, tanah kelahiran salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.
"Para muktamirin adalah tamu Mbah Wahab Hasbullah. Karena itu, kami ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada beliau dan seluruh tamu yang hadir," kata Faizun.
Selain menyiapkan fasilitas penginapan, guru dan tenaga kependidikan MA-UWH juga terlibat dalam kepanitiaan lokal. Faizun sendiri dipercaya sebagai Wakil Ketua Panitia Lokal Tambakberas yang mengoordinasikan penyediaan akomodasi peserta.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MA-UWH, Randi Setyawan, memastikan seluruh civitas akademika siap menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi lembaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh muktamirin.
Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan kebutuhan akomodasi dipenuhi dengan memanfaatkan gedung-gedung pendidikan di lingkungan pesantren maupun lembaga mitra.
Seluruh lokasi telah melalui proses survei bersama PBNU dan dinyatakan memenuhi standar kelayakan.
Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 314 ruangan di 16 gedung yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 3.370 peserta muktamar.
Selain MA-UWH, lokasi penginapan juga tersebar di kompleks MMA Enam Tahun, MI Bahrul Ulum, MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha), hingga Kampus IAIBAFA.
"Seluruh titik penginapan telah dipetakan dan dipastikan memenuhi standar kelayakan setelah dilakukan survei bersama PBNU," ujar Gus Rozaq.