Tren Fun Run Meningkat di Surabaya, Zuper Group Siap Rambah Event Half Marathon Tahun Depan
Pipit Maulidya July 27, 2026 02:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Tren olahraga lari di Jawa Timur dinilai makin diminati masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme warga yang memadati ajang lari santai Zuper Runfest 2026 di Zuper Hall Dharmahusada, Surabaya, Minggu (26/7/2026).

​Ajang lari sejauh 5 kilometer (Fun Run 5K) tersebut mulanya hanya menargetkan 300 peserta.

Namun, tingginya minat masyarakat membuat panitia sempat menaikkan kuota menjadi 350 orang, sebelum akhirnya jumlah pendaftar menembus hampir 400 peserta.

Kenaikan jumlah pendaftar yang mendadak ini bahkan membuat beberapa peserta tak lagi mendapatkan race pack akibat keterbatasan perlengkapan.

​Owner Zuper Group, Hendra, menilai tingginya partisipasi publik membuktikan bahwa kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat kini terus meningkat.

Menurutnya, olahraga lari menjadi pilihan populer karena sifatnya yang inklusif dan ramah di kantong.

​"Olahraga bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Itu adalah investasi kesehatan. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang membuat masyarakat semakin mudah berolahraga sekaligus memperluas jejaring pertemanan melalui komunitas," kata Hendra.

​"Responnya sangat positif. Banyak komunitas yang mendukung sehingga jumlah peserta melebihi target yang kami siapkan," jelas Hendra.

Siapkan Half Marathon

​Melihat respons pasar yang begitu besar, panitia kini bersiap menaikkan skala kegiatan olahraga di Jawa Timur.

pada Maret 2027 mendatang, Zuper Group berencana menggandeng Carabau untuk menggelar ajang half marathon di Kota Batu.

​Hendra menyebut, event lari saat ini tidak cukup hanya menawarkan garis start dan finish.

Konsep yang diminati masyarakat adalah ruang interaksi sosial di mana olahraga dikemas sebagai sarana rekreasi (sportainment) bagi komunitas maupun keluarga.

​"Kami ingin menciptakan ekosistem. Jadi bukan hanya start lalu finish, tetapi orang-orang yang sebelumnya tidak saling mengenal bisa bertemu, membangun relasi, dan menikmati aktivitas olahraga bersama," ungkapnya.

​Perkembangan tren olahraga ini juga berdampak pada arah industri kebugaran.

Usai bergerak di ranah futsal, bulu tangkis digital, hingga padel selama 15 tahun terakhir, penyedia fasilitas olahraga kini mulai menyasar segmentasi yang lebih spesifik.

Salah satunya lewat penerapan konsep olahraga terpadu untuk keluarga.

​"Kami ingin olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga mempererat hubungan keluarga. Ayah bisa berolahraga, ibu ikut menikmati fasilitas yang ada, sementara anak-anak tetap memiliki ruang bermain," terang Hendra.

​Ke depannya, ekspansi fasilitas olahraga di Surabaya juga akan merambah pada tren baru seperti cabang pickleball yang tengah populer di Singapura dan Malaysia, hingga penyediaan pusat kebugaran khusus bagi kelompok lanjut usia (lansia).

​SVP Marketing Communication Zuper Group, Jessica Aura, menambahkan bahwa peningkatan minat warga terhadap aktivitas fisik menjadi momentum penting untuk terus menghadirkan event-event berbasis komunitas secara berkelanjutan.

​"Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga menjadi momentum bagi Zuper untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta dimana mereka idak hanya mendapatkan kesehatan tapi juga berbagai hadiah," tambah Jessica.

​"Ini menjadi langkah awal kami untuk menghadirkan lebih banyak event olahraga di masa mendatang," pungkas Jessica

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.