TRIBUNWOW.COM - Anak dari terduga pencuri ayam berinisial KD yang meninggal dunia setelah peristiwa aksi main hakim sendiri di Kabupaten Tabanan, Bali, mendapat bantuan pendidikan dari sejumlah pihak. Pengacara Hotman Paris Hutapea dan anggota DPD RI Arya Wedakarna menyatakan siap membantu biaya sekolah anak korban.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (26/7/2026), Hotman Paris mengunggah video yang memperlihatkan anak korban menangis saat mengetahui peristiwa yang menimpa ayahnya. Hotman memastikan anak tersebut akan memperoleh bantuan pendidikan.
Baca juga: Kronologi Bentrok di Menteng, Berawal dari Teguran soal Geber Motor di Dekat Lapak Nasi Uduk
Hotman mengatakan putrinya, Felicia Hutapea, akan mengurus penyaluran biaya sekolah bagi anak korban.
"Felicia, putri Hotman akan urusin pengiriman uang sekolahnya," tulis Hotman.
Sementara itu, anggota DPD RI dari Bali, Arya Wedakarna, menyatakan akan menanggung biaya pendidikan anak korban hingga jenjang sarjana. Ia juga mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pengeroyokan dalam peristiwa tersebut.
"AWK Tanggung Semua Biaya Sekolah Anak Korban Sampai Sarjana," tulis Arya Wedakarna melalui media sosialnya.
KD diketahui merupakan warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Ia meninggalkan tiga anak, dua di antaranya masih bersekolah di jenjang SMA dan SD.
Pihak keluarga menyatakan berencana menempuh jalur hukum terkait peristiwa tersebut. (*)