Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Timur menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif bagi puluhan pelajar yang tergabung dalam Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Manggarai Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Nanga Labang, Borong, ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menyukseskan Pemilu 2029.
Mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Saka Adhyasa Pemilu bersama puluhan anggota Pramuka Kwarcab Manggarai Timur.
Kegiatan ini dibuka secara daring oleh anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Amrunur Muh. Darwan. Hadir pula Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Timur Zakarias Gara bersama jajaran anggota Bawaslu dan pegawai Sekretariat Bawaslu.
Baca juga: Garda Pertama, Perempuan Pesisir Mataram Dilatih Mitigasi Bencana Lewat Program TJSL PLN
Dalam sambutannya, Amrunur Muh. Darwan menjelaskan bahwa pendidikan pengawasan partisipatif merupakan langkah penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi menjelang Pemilu 2029.
Ia mengapresiasi kerja sama antara Bawaslu Manggarai Timur dan Kwarcab Pramuka Manggarai Timur yang telah melibatkan kaum muda dalam gerakan pengawasan pemilu yang berintegritas.
"Keterlibatan Saka Adhyasa Pemilu dan Gerakan Pramuka adalah langkah strategis membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Adik-adik Pramuka adalah agen perubahan yang akan menjaga kualitas Pemilu 2029," ujar Amrunur.
Ia berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius sehingga mampu menjadi kader pengawas partisipatif yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Manggarai Timur berharap generasi muda tidak hanya menjadi pemilih pada Pemilu 2029, tetapi juga ikut mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. (rob)