Tangis Ibunda Pecah Jelang Pemakaman Siti Zahra Dokter Muda Putri Direktur RSUD Sulbar
Ilham Mulyawan July 27, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAKASSAR - Tangis menyelimuti rumah duka di Komplek Villa Surya Mas, Jl Toddopuli Raya, Kecamatan, Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (27/7/2026).

Rumah itu milik dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar.

Baca juga: Putri Direktur RSUD Sulbar Meninggal di Apartemen Kalibata City Jakarta, Jenazah Dibawa ke Makassar

Baca juga: BREAKING NEWS: dr Zahra, Anak Direktur RSUD Sulbar Ditemukan Meninggal di Apartemen Kalibata City

Putri dokter Musadri Amir, dr Siti Zahra Maghfira, S Ked, meninggal saat menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Sebelum dimakamkan di Pekuburan Arab, Jl Kandea siang ini, jenazah Siti Zahra Maghfira dibawa ambulans ke Masjid Nurul Jihad, yang letaknya berada dalam komplek Perumahan Villa Surya Mas.

Lokasinya 500 meter dari rumah duka.

akan disalatkan lebih dahulu sebelum dibawa ke peristirahatan terakhir.

Ibunda almarhumah, menemani jenazah Siti Zahra di dalam ambulans.

Sang ibu, tak kuasa menahan tangis saat duduk di samping jenazah putrinya.

Dari pantauan awak tribun, ratusan pelayat hadir menyampaikan duka atas wafatnya Siti Zahra Maghfira.

Puluhan karangan bunga ucapan duka dari instansi pemerintah dan swasta, juga menghiasi akses jalan ke rumah duka.

Siti Zahra Maghfira merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).

Informasi peristiwa ini terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.10 WIB, petugas keamanan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, mendengar suara benda terjatuh dari arah Tower Sakura.

dr Zahra Maghfirah, S.Ked, anak dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, dr Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, wafat, ditemukan meninggal dunia di Apartemen Kalibata City.
dr Zahra Maghfirah, S.Ked, anak dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, dr Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, wafat, ditemukan meninggal dunia di Apartemen Kalibata City. (Istimewa/tangkapan layar)

Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan di area dak bangunan.

Laporan awal kepolisian menyebut korban diduga terjatuh dari jendela unit apartemen di lantai 18.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, dan belum ada keterangan resmi dari kepolisian. 

Almarhumah diketahui merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2019 dan tengah menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di RS Sentra Medika Cisalak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun-Sulbar.com, jenazah dr. Zahra Maghfirah dibawa dari Jakarta ke Makassar untuk dimakamkan.

"Dimakamkan di Makassar," kata Yuli, staf RSUD Sulbar.

Jenazah kemudian disemayamkan di Villa Surya Mas, Blok B Nomor 7, Jalan Toddopuli Raya, Makassar.

Rencananya, almarhumah akan dimakamkan setelah salat zuhur pada Senin (27/7/2026).

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Sebelumnya, kabar wafatnya dr. Zahra Maghfirah beredar setelah dirinya dilaporkan meninggal dunia di kawasan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi awal yang beredar, petugas keamanan apartemen mendengar suara benda jatuh dari arah Tower Sakura sekitar pukul 14.10 WIB.

Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan di area dak bangunan.

Laporan awal kepolisian menyebut korban diduga terjatuh dari jendela unit apartemen di lantai 18. Namun, penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan pemeriksaan dan visum.

Kepergian dr. Zahra Maghfirah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, civitas akademika Universitas Hasanuddin, keluarga besar RSUD Sulbar, serta rekan-rekannya di lingkungan Program Internship Dokter Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.