Alasan Manajemen PSM Makassar Pertahankan Satu Sponsor Bagian Depan Jersey Musim 2026/2027
Sudirman July 27, 2026 03:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar mempertahankan tampilan jersey dengan menempatkan satu sponsor utama di bagian depan musim kompetisi 2026/2027.

Pada musim 2017 sampai 2019, bagian depan jersey PSM Makassar hanya tertulis sponsor Bosowa Semen.

Kemudian dari musim 2021/2022 hingga 2025/2026, logo sayap mengepak Honda terpampang di bagian depan sebagai sponsor utama.

Kebijakan PSM Makassar ini berbeda dengan sejumlah klub Super League.

Kebanyakan klub kasta tertinggi sepak bola Indonesia memasang banyak logo sponsor di jerseynya demi memaksimalkan ruang komersil.

Direktur Komersial PSM Makassar Hafit Timor Mas’ud mengungkapkan alasan klubnya memasang sponsor tunggal di jersey bagian depan.

Baca juga: PSM Makassar Siapkan Jersey Special Edition di Usia 111 Tahun

Ia memastikan, keputusan itu diambil bukan karena minimnya minat sponsor.

Melainkan, PSM Makassar tetap membuka peluang kerja sama, tetapi mempertimbangkan estetika dan identitas tim.

“Di jersey kita batasi (logo sponsor), tidak sebanyak tim lain. Kita ingin ada sponsor dan tetap estetik,” katanya kepada Tribun-Timur.com di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (25/7/2026) malam.

Menurut Hafit,  jersey bukan sekadar media promosi, tapi simbol yang merepresentasikan kebanggaan klub dan para pendukungnya.

Olehnya itu, tim Juku Eja membatasi sponsor yang ditampilkan.

Supaya desain seragam tempur PSM Makassar tetap menarik dan mempunyai nilai tinggi.

“Itu jadi poin, karena kita juga harus menghargai teman-teman (suporter) yang melihat jersey itu adalah suatu yang sakral. Makanya harus bagus, representasi tim, value PSM Makassar dan tergambar siri na pacce,” tuturnya.

PSM Makassar terus berusaha menggaet sponsor untuk mengarungi musim depan.

Saat ini, pembicaraan dengan calon sponsor telah mencapai 90 persen.

Jika menemui kesepakatan, PSM Makassar akan mengumumkan dengan siapa saja berkolaborasi.

“Target kami sebanyak-banyaknya bisa kolaborasi,” ucapnya.

PSM Makassar musim ini tetap menggandeng Adidas sebagai apparel resmi klub.

Ini menjadi tahun kedua klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini bekerja sama dengan perusahaan olahraga asal Jerman tersebut.

Selain Adidas, PSM Makassar telah menandatangani kerja sama dengan Mitra Orphys Sports Clinic (MOSC) by Mitra Keluarga.

MOSC merupakan pusat layanan terpadu dari Mitra Keluarga yang berfokus pada pencegahan, penanganan cedera olahraga dan rehabilitasi fisik.

Kerja sama ini non jersey, hanya aktivasi di online dan offline.

Sementara untuk sponsor utama, Hafit menyampaikan, masih dalam tahap finalisasi.

Ia menyebut, ada peluang masuknya sponsor baru.

“Kita doakan saja, lagi tahap finalisasi, ada beberapa kemungkinan ada sponsor baru akan hadir,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri Red Gank Muhammad Al Fajri berharap, semakin banyak perusahaan bisa menjadi sponsor PSM Makassar.

Namun, ia juga memahami keputusan manajemen yang selektif dalam memilih sponsor di jerseynya.

“Pastinya kami juga berharap banyak sponsor yang ikut dalam mensupport PSM dan sepertinya untuk di jersey saat pertandingan saya rasa manajemen selektif memilih sponsor sesuai besarannya,” katanya dihubungi Tribun-Timur.com lewat pesan WhatsApp, Senin (27/7/2026).

Pria akrab disapa Fajri ini menyebut, kehadiran sponsor yang banyak bisa membantu tim menopang finansial.

Makanya, ia berharap jumlah mitra yang bekerja sama dengan PSM Makassar terus bertambah, baik sebagai sponsor utama maupun dalam bentuk kemitraan lainnya.

“Semoga tahun ini banyak sponsor yang membantu dan mau bermitra dengan PSM Makassar. Marketing PSM Makassar lebih genjot lagi untuk sponsorship,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.