MENDO BARAT, BABEL NEWS - Aksi pencurian kabel tower milik operator seluler di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, berujung pada pertumpahan darah setelah seorang teknisi diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku. Jajaran Polsek Mendo Barat bergerak cepat, meringkus dua pelaku serta mengamankan satu unit truk fuso yang digunakan dalam aksi kejahatan, Jumat (24/7) malam.
Kapolsek Mendo Barat, Iptu Wendy Oktasa menjelaskan, kejadian ini bermula ketika pusat monitor mendeteksi gangguan mati lampu (down) pada tower operator seluler di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Pihak tersebut kemudian meneruskan informasi kepada Dedi Kurnia Wijaya (42), warga Parit Lalang selaku Teritori Operation Tower Telkomsel. Dedi bersama rekannya Abdul Said (20), yang saat itu berada di kantor PT. Biliton Bukit Merapin Pangkalpinang, langsung bergegas mendatangi lokasi tower.
Namun, di tengah pergumulan, Said tiba-tiba merasakan sakit di bagian tengkuk belakang dan bersimbah darah. Korban baru menyadari bahwa dirinya telah ditusuk menggunakan sebilah pisau oleh pelaku. Warga sekitar yang mendengar keributan langsung berdatangan ke lokasi dan melampiaskan amarahnya kepada pelaku akibat tindakan kriminal dan penusukan.
Kapolsek Mendo Barat, Iptu Wendy Oktasa, bersama personel yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi pelaku bernama Putra (30) ke Puskesmas Petaling karena mengalami luka parah akibat dihakimi massa. Di dalam mobil ambulans saat perjalanan menuju puskesmas, polisi sempat menginterogasi pelaku Putra.
"Dari sinilah terungkap bahwa pelaku tidak beraksi seorang diri, ia mengaku datang bersama rekannya, Bayu Krisnah (40), yang bertugas sebagai sopir truk fuso berwarna oranye berpelat nomor BE dan sedang menunggu di depan SPBU Kace persis di sebelah TKP," kata Wendy Oktasa, Sabtu (25/7) sore.
Mendapat informasi krusial, kepolisian langsung melakukan penyergapan cepat. Sebagian personel diperintahkan mengejar truk yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok, sementara Kapolsek melakukan penyergapan dari arah berlawanan Mentok menuju Pangkalpinang.
"Hasilnya, truk fuso dan pengemudinya atas nama Bayu berhasil dicegat tanpa perlawanan di depan IAIN SAS Babel, Jalan Raya Pangkalpinang Mentok, Desa Petaling, untuk kemudian digelandang ke Mapolsek Mendo Barat," bebernya.
"Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti truk fuso telah kami amankan di Mapolsek Mendo Barat guna proses hukum lebih lanjut," ucapnya. (v1)