Meski Kalah dari Port FC, Pelatih Eko Purdjianto Nilai PSMS Medan Dapat Banyak Pelajaran Berharga
Randy P.F Hutagaol July 27, 2026 05:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan kekalahan 0-2 dari Port FC pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 tidak mengubah tujuan utama timnya di turnamen pramusim tersebut. 

Menurutnya, ajang ini dimanfaatkan sebagai sarana mematangkan tim, menguji pemain trial, sekaligus mengevaluasi taktik sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dengan masih menyisakan laga melawan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta, PSMS bertekad memperbaiki kekurangan dan menampilkan performa yang lebih baik.

Eko mengatakan sejak awal manajemen dan tim pelatih memang tidak membebani skuad dengan target hasil di Piala Presiden 2026. Turnamen ini lebih difokuskan sebagai proses pembentukan tim agar siap menghadapi persaingan Liga 2 yang menjadi target utama PSMS musim ini.

"Ini masih pertandingan pertama. Sejak awal kami sudah bilang Piala Presiden ini untuk pematangan tim. Kami juga melihat pemain-pemain yang sedang trial. Sejauh ini perkembangan pemain sangat bagus, baik saat latihan maupun pertandingan," ujar Eko.

Menurutnya, laga kontra Port FC memberikan banyak pelajaran berharga bagi Ayam Kinantan. Meski harus mengakui keunggulan tim asal Thailand tersebut, Eko menilai para pemain memperoleh pengalaman penting karena menghadapi tim dengan kualitas yang berada di atas mereka.

Apalagi, Port FC datang ke turnamen ini dengan status sebagai juara bertahan Piala Presiden sekaligus runner-up Liga Thailand. Karena itu, hasil pertandingan dinilai bukan menjadi satu-satunya tolok ukur.

"Apalagi yang kami hadapi kemarin adalah juara bertahan Piala Presiden dan juga runner-up Liga Thailand. Jadi ada nilai positifnya buat tim kami sebagai bekal menghadapi Liga 2 nanti," katanya.

Pelatih berusia 48 tahun itu mengungkapkan masih ada beberapa pemain yang belum mendapat kesempatan tampil. Karena itu, dua pertandingan tersisa di Grup B akan dimanfaatkan untuk melihat perkembangan seluruh pemain, termasuk mereka yang masih menjalani masa trial.

PSMS dijadwalkan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga kedua grup B. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Rabu (29/7/2026). Eko memastikan rotasi pemain masih akan dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi tim.

"Kami masih menghadapi Persebaya dan Persija. Masih ada beberapa pemain yang belum kami turunkan. Ini menjadi ajang pramusim yang sangat bagus untuk kami melihat perkembangan pemain," ucapnya.

Mantan pelatih Persis Solo itu menegaskan evaluasi akan terus dilakukan, terutama dalam aspek pematangan tim dan penerapan taktik. Ia mengakui performa PSMS pada laga perdana belum sesuai harapan, namun hal tersebut menjadi bahan pembelajaran agar tim tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

"Kami tahu hasil pertandingan pertama kurang bagus. Tapi kami juga melihat lawan yang kami hadapi levelnya memang di atas kami. Yang terpenting, pertandingan berikutnya kami harus menampilkan permainan yang lebih baik dan membenahi kekurangan yang terlihat pada laga kemarin," ujarnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan, saat ini seluruh pemain menjalani sesi pemulihan kondisi fisik setelah pertandingan melawan Port FC. Tim pelatih juga menggelar latihan untuk memantau kesiapan pemain yang belum tampil sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Persebaya.

"Hari ini kami recovery pemain dan latihan bersama untuk melihat kondisi pemain yang belum turun. Kami masih punya waktu dua hari lagi sebelum pertandingan berikutnya untuk membenahi kelemahan tim. Intinya kami terus berprogres, baik dari sisi taktik maupun perkembangan pemain yang kami bawa," pungkas. 

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.