TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia gandeng SMAN 4 Bandar Lampung menggelarf In House Training (IHT) bertema SMART Teacher with AI: Workshop Pengembangan Bahan Ajar yang Efektif dan Inovatif.
Menjadi wujud menunjukkan komitmen Kampus Merdeka tersebut dalam mendukung peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Kegiatan ini bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi AI secara bijak, efektif, dan inovatif untuk mengembangkan bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Kepala SMAN 4 Bandar Lampung Dwi Astuti, S.Pd., M.M menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia atas kolaborasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Ia berharap pelatihan ini tidak hanya memperkaya wawasan guru mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dalam penyusunan bahan ajar yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui workshop ini, peserta diajak mengenal berbagai platform AI yang dapat mendukung proses perencanaan pembelajaran, penyusunan materi, pembuatan media pembelajaran, gamifikasi, hingga penyusunan asesmen yang lebih kreatif dan efisien.
Hadir sebagai narasumber Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum, Dr. Laila Ulsi Qodriani, M.A, dan Intan Hamzah, M.Pd.
Dalam sesi pelatihan, para narasumber menyampaikan materi mengenai konsep SMART Teacher, strategi integrasi AI dalam proses pembelajaran, praktik penyusunan bahan ajar berbasis AI.
Serta pentingnya menjaga etika dan profesionalisme guru dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan di ruang kelas.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui paparan materi, demonstrasi penggunaan berbagai aplikasi AI, diskusi, serta praktik langsung yang memungkinkan peserta menghasilkan produk bahan ajar digital yang siap diimplementasikan dalam pembelajaran.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya In House Training ini.
Menjadi bentuk nyata kampus berdampak sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi pendidik.
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendorong transformasi pembelajaran digital dan penguatan literasi AI di lingkungan pendidikan," ujar Mahathir.
"Ayo Bergabung bersama Universitas Teknokrat Indonesia! Pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka. Informasi program studi, jalur penerimaan, beasiswa, dan pendaftaran online dapat diakses melalui spmb.teknokrat.ac.id," tandasnya. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)