Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Hari kedua pelaksanaan Advance Training (Latihan Kader III/LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maluku, peserta mendapatkan materi dari Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini tak hanya diikuti peserta dari Kota Ambon, tetapi juga dari daerah lain seperti Kalimantan dan Maluku Utara.
Materi yang disampaikan terkait "Political Behavior" yakni sikap menghadapi sistem politik daerah.
Tiga bentuk utamanya meliputi pemungutan suara dalam pemilu, partisipasi dalam aksi protes, dan pembentukan opini publik.
Penyampaian materi disambut antusias oleh peserta dalam sesi tanya jawab.
Banyak dari mereka mengangkat isu tentang prospek pembangunan pemerintah kepada masyarakat.
Baca juga: Cetak Sawah Baru 91 Hektar di Maluku Tengah Akan Dikerjakan TNI
Baca juga: DPRD Maluku Desak Pengawasan Ketat Blok Masela, Soroti AMDAL dan Ancaman ke WPP 718
Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, menjelaskan beberapa progam prioritas Wali Kota Ambon yang telah dilaksanakan.
Seperti, akses air bersih, perbaikan dan pemeliharaan jalan, penataan pasar, layanan publik, bidang kesehatan dan pendidikan di Kota Ambon.
Menurutnya, komitmen dan janji politik yang sebagai kepala daerah sudah berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Saya hadir untuk menjelaskan kepada mereka bahwa kebijakan wali kota pada masa pemerintahannya dan akan terus ditindaklanjuti hingga masa jabatannya," ujarnya saat di wawancarai TribunAmbon.com.
Robert berharap melalui kegiatan ini, peserta dapat membawa pengalaman dari proses traning ke daerah masing-masing.
Sekaligus menjadikan kota Ambon sebagai teladan dalam pembangunan daerah.
"Kita berharap peserta HMI dapat menjadi fungsi kontrol terhadap pembangunan daerah," harapnya.(*)