Tentara Iran Siaga di Garis Depan: Siap Hantam Benteng Utama Musuh, Janji Beri Pukulan Menghancurkan
Hadiyya QurrataAyyuun July 27, 2026 09:42 PM

- Tentara Iran mengaku telah siaga di garis depan, dan siap menargetkan benteng utama musuh.

Dalam menanggapi agresi musuh, Angkatan Darat dan angkatan bersenjata lainnya disebut telah menjanjikan pukulan menghancurkan.

Mengutip Tasnim pada (27/7), hal ini diumumkan Angkatan Darat dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Senin.

Lebih tepatnya, tentara Republik Islam Iran menegaskan kembali komitmen mutlaknya untuk berada di garis depan dalam menjaga kemerdekaan dan integritas wilayah negara.

Angkatan Darat menyatakan kesiapsiagaan penuh seluruh angkatan bersenjata untuk membendung setiap agresi musuh.

Kedaulatan negara dan seluruh rakyat Iran dipastikan akan terus berada di bawah perlindungan ketat militer dengan tingkat kewaspadaan tertinggi.

Tentara Iran secara terbuka mengancam akan menargetkan langsung kedalaman garis depan serta benteng utama musuh jika ancaman militer direalisasikan.

“Angkatan Darat Iran yang gemilang dan angkatan bersenjata lainnya telah menunjukkan kepada dunia otoritas inheren mereka, yang lahir dari semangat nasional dan keyakinan pada janji kemenangan ilahi, melalui tindakan epik mereka dalam perang 12 hari (pada Juni 2025), perang Ramadan (yang dimulai dengan agresi AS dan Israel pada 28 Februari 2026), dan Pertempuran Hormuz. Seperti biasa, Angkatan Darat berdiri di garis depan dalam membela integritas teritorial negara, sistem Republik Islam yang suci, dan bangsa Iran, menargetkan kedalaman garis depan musuh (jika musuh melakukan tindakan apa pun terhadap Iran).”

Pihak Angkatan Bersenjata menegaskan bahwa otoritas pertahanan Iran lahir dari semangat nasionalisme serta keyakinan teguh pada kemenangan ilahi.

Ketangguhan tempur tersebut diklaim telah dibuktikan secara nyata melalui tindakan epik dalam serangkaian perang besar sebelumnya.

Rekam jejak keberhasilan militer Iran tercermin dari Perang 12 Hari pada Juni 2025 serta Perang Ramadan yang dipicu agresi AS dan Israel pada Februari 2026.

Pengalaman tempur yang solid juga telah ditunjukkan oleh pasukan militer Iran saat memenangkan pertempuran sengit di kawasan Selat Hormuz.

Militer Iran menyatakan bahwa dunia telah menjadi saksi atas keberanian putra-putra terbaik bangsa yang siap memukul mundur musuh di setiap sudut wilayah.

Saat ini, seluruh jajaran Angkatan Darat dan satuan militer lainnya berjaga dengan mata terbuka serta tingkat kesiapsiagaan tempur yang jauh lebih ekstra.

Pihak militer memastikan tidak akan membiarkan ada sedikit pun celah bagi musuh untuk menjalankan konspirasi yang merugikan tanah air Islam.

Setiap bentuk tindakan provokasi maupun agresi baru dari kubu musuh akan langsung direspons dengan balasan yang jauh lebih keras.

Tentara Iran menjanjikan pukulan mematikan dan menghancurkan guna melenyapkan setiap potensi ancaman yang mencoba mengganggu kedaulatan negara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.