- Pemukim Israel membakar dua masjid di Tepi Barat, Palestina pada Minggu (26/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi setelah bentrokan mematikan pekan lalu yang menewaskan enam orang.
Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi mengatakan para pemukim membakar sebuah masjid yang sedang dibangun di selatan kota tersebut.
Kebakaran itu menghancurkan pintu masuk dan sebagian bangunannya.
"Kebakaran itu menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," kata Wadi kepada AFP, dikutip dari Al Arabiya pada Senin (27/7/2026).
Wadi menambahkan para pemukim menyemprotkan grafiti berbahasa Ibrani pada dinding masjid yang isinya soal balas dendam.
Militer Israel kemudian mengirim pasukan ke pinggiran Kota Qusra setelah menerima laporan pembakaran masjid tersebut.
Pihaknya bakal melakukan penyelidikan serta mengumpulkan barang bukti.
Dalam insiden terpisah, pemukim Israel membakar sebuah masjid di desa Kour, dekat Tulkarem.
Mereka menyemprotkan slogan-slogan rasis pada dindingnya.
Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengecam aksi tersebut dan menggambarkannya sebagai tindakan keji.
Media Timur Tengah seperti Anadolu Agency menyebut bahwa aksi pemukim mendapat dukungan dari pasukan Israel.
Media tersebut bahkan menuliskan pasukan pendudukan Israel sebagai pelaku pembakaran.
Data yang dihimpun menunjukkan Israel telah menyerang 45 masjid di seluruh Tepi Barat yang diduduki sepanjang tahun 2025.